OTG Membludak, Bali Tambah Kapasitas Karantina

0
4
Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dangin Puri, DenPost

Pertumbuhan kasus positif Covid-19 di Bali saat ini didominasi kasus transmisi lokal. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Provinsi Bali, Kamis (18/6/2020), telah terjadi penambahan 66 kasus positif yang 64 terinfeksi melalui transmisi lokal.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyebutkan kasus transmisi lokal didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG), yang terjaring dari penelusuran kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. “Karena kita kejar (penelusuran-red) ya pasti ketemunya jadi banyak,” kata Koster, Jumat (19/6/2020).

Baca juga :  Mahasiswa Unud akan Diwisuda Online, Ijazah dan Transkrip Nilai Menyusul

Itu dia sampaikan usai mengikuti rapat percepatan penanganan Covid-19 bersama jajaran dan pimpinan TNI dan Polri di Bali, di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar. Dia mengatakan, OTG merupakan mereka yang terinfeksi Covid-19, namun secara fisik masih sehat.
Mereka tidak dirawat di rumah sakit, namun dikarantina Pemerintah Provinsi Bali. Menyikapi tren tersebut, Koster telah mengambil ancang-ancang untuk menambah tempat karantina.

Rencananya, Hotel Ibis Kuta akan menjadi tempat karantina dengan kapasitas 150 kamar. Terkait kapasitas karantina yang dimiliki Bali, Koster menyebutkan ada 200 lebih. Itu terdiri dari Wisma PU, Wisma BPK, Bapelkes, BPSDM dan LPMP. “Mereka relatif cepet sembuh, karena dia orang sehat. Yang muda, lebih cepat sembuhnya, yang usia 50 tahun ke atas agak lambat sedikit,” ungkapnya.

Baca juga :  Seorang Ibu Rumah Tangga di Pemogan Meninggal Positif Covid-19

Sama halnya dengan pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan, mereka yang usianya 50 tahun ke atas kesembuhannya lebih lambat karena diduga memiliki penyakit penyerta. “Kalau untuk rumah sakit (kapasitas) cukup. Karantina yang nambah,” imbuh Koster. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini