Tes Masif Digencarkan, Isolasi Mandiri Jika Merasa Pernah Kontak Dengan Pasien Positif

0
4
RAPID TEST - Suasana pelaksanaan rapid test di wilayah Kota Denpasar.

Dauh Puri, DenPost

Fokus Gugus Tugas Percepaatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar untuk melaksanakan tes massal berbasis rapid test dan swab test berdampak pada meningkatnya kasus Covid-19. Untuk mendukung kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (19/6/2020), menjelaskan saat ini upaya terbik untuk percepatan penanganan Covid-19 dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas akurasi pelaksanaan tes. Hal ini merupakan bentuk penerapan screening awal atau deteksi awal untuk mencegah terjadinya kontak lokal atau transmisi lokal. “Fokus penemuan kasus masih terus kami gencarkan dengan peningkatan pelaksanaan tes dan screening awal, sehingga selama pelaksanaan ini masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Berjualan Sembarangan, Dua PKL Didenda Rp100 Ribu

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, ditengah gencarnya pelaksanaan tes yang digelar secara masif, partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan, yakni dengan protokol kesehatan. Mengingat, tren kasus positif yang meningkat juga dibarengin dengan peningkatan kasus lainya, seperti Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Perawatan (PDP). “Jadi begini, OTG, ODP dan PDP berpeluang sembuh, namun juga berpeluang menjadi positif Covid-19, sehingga mata rantai penyebaran pos inilah yang harus kita putus bersama. Yang positif kita rawat secara medis untuk mendukung kesembuhan, namun penyebaran lanjutan harus diputus. Hal ini dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, masyarakat yang merasa memiliki kontak dengan kasus Covid-19, mulai dari OTG, ODP, PDP dan pasien positif, serta yang sedang sakit atau bergejala, alangkah baiknya langsung melaksanakan isolasi mandiri di rumah dan harapan utamanya, yakni percepatan penanganan Covid-19.

Baca juga :  Diduga Terpapar dari Suami, Ibu Hamil di Denpasar Positif Covid-19

Pihaknya mengatakan, pelaksanaan tes masif akan semakin banyak menemukan kasus. Dengan penerapan protokol kesehatan, diharapkan kasus Covid-19 di masyarakat semakin sedikit ditemukan. Kalaupun terjadi kasus positif karena kontak erat, mereka tidak menularkan lebih lanjut dan mata rantai bisa diputus. “Jadi selama tes masif ini terus digencarkan, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan isolasi mandiri jika merasa pernah kontak dengan OTG, ODP, PDP dan pasien positif, serta yang sedang sakit atau bergejala, serta selalu jaga imunitas tubuh, sehingga tidak merugikan banyak orang, khususnya tetangga sekitar, bahkan satu wilayah. Inilah yang harus kita sadari bersama sebagai masyarakat,” harap Dewa Rai. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini