Kerap Timbulkan Polemik, Paguyuban Kaling Se-Jembrana Usulkan Tak Ada Pemilihan

0
11
PAGUYUBAN - Paguyuban Kaling se-Jembrana ketika menyampaikan aspirasi ke Komisi I DPRD Jembrana.

Negara, DenPost

Paguyuban Kepala Lingkungan Se-Jembrana, Senin (22/6/2020) mendatangi kantor DPRD Jembrana. Paguyuban yang dipimpin Ketut Parwata yang juga Kaling Satria, Kelurahan Pendem Jembrana diterima Ketua Komisi I DPRD Jembrana, Ida Bagus Susrama dan anggota Gede Muliyadi.

Kedatangan para perwakilan kaling se-Jembrana tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait keinginan mereka agar tidak ada lagi proses pemilihan kaling di Jembrana.
Karena pemilihan kaling selama ini dinilai menimbulkan banyak polemik di masyarakat. “Masyarakat menjadi terkotak-kotak. Ketika proses pemilihan kaling 6 tahun sekali timbul polemik. Terjadi permusuhan. Terjadi pro dan kontra. Kami tidak ingin polemik terjadi di masyarakat. Kami berharap dewan bisa menyikapi hal ini,” kata Parwata.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Kafe di Delodberawah Ditutup

Tugas kaling, katanya, cukup berat dalam menghadapi masyarakat dengan berbagai karakter. Apalagi dalam situasi pandemi saat ini. “Bersyukur tidak ada kaling yang stres dan stroke dalam menghadapi berbagai pertanyaan masyarakat yang menuntut keadilan dan pemerataan,” jelasnya.

Mereka juga mengharapkan agar masa bakti kaling bisa sampai usia 60 tahun seperti jabatan kadus.
Untuk diketahui, saat ini di Jembrana ada 43 kaling dari 10 kelurahan.

Baca juga :  Palinggih Tertimpa Tanah Longsor

Ketua Komisi I DPRD Jembrana, Ida Bagus Susrama, mengatakan menerima aspirasi dari para kaling tersebut. Pihaknya akan berusaha menjembatani dan akan dilanjutkan dengan pembahasan. “Sambil proses berjalan nanti kami lakukan berbagai kajian dan ini baru pembicaraan dan kesepakatan awal. Kami harapkan dalam masa pandemi ini para kaling melakukan pelayanan maksimal dan melaksanakan tugas dengan baik dengan tetap memperhatikan protap kesehatan. Mari kita berdamai dengan Covid,” ajaknya.

Baca juga :  Dua Pasien PDP di Jembrana Suspect Covid-19

Susrama juga menekankan peran penting kaling dalam melayani masyarakat. Kaling juga dituntut harus memiliki kemampuan dalam melakukan koordinasi dan membantu masyarakat jika ada kesulitan. Karena aparat paling bawah adalah kaling juga kadus. Apalagi dalam pandemi ini, peran penting kaling adalah dalam melakukan edukasi. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini