Sekda Bali Tinjau Pasar Galiran, Apresiasi Langkah Pemkab Klungkung

0
4
TINJAU PASAR - Sekda Bali saat meninjau Pasar Galiran, Selasa (23/6/2020).

Sumerta Klod, DenPost
Selama penutupan Pasar Galiran, Klungkung, sejak Senin (22/6/2020) hingga Rabu (24/6/2020), dilakukan penyemprotan disinfektan (disinfeksi) dan disediakan layanan tes cepat. Layanan itu ditinjau Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra, didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali, dr.Ketut Suarjaya, Selasa (23/6/2020).

Dewa Indra, yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, ini menjelaskan Pemprov Bali mendukung penuh kebijakan Klungkung melakukan tracking (penelusuran) yang lebih masif. Sejak Selasa kemarin, sekitar 1.700 orang telah menjalani tes cepat, namun belum diketahui hasil tes cepat yang reaktif.

Dewa Indra hanya memastikan bahwa warga maupun pedagang yang kedapatan reaktif selanjutnya menjalani tes swab berbasis PCR untuk memastikan keakuratan tes. Bagi mereka yang positif, maka akan dirawat maupun dikarantina. Pihaknya siap mendukung pemkab/pemkot untuk melakukan tes cepat massal. Hal ini akan mempermudah kinerja pemerintah untuk mengendalikan kasus positif corona. “Memang angka positif kemungkinan besar bertambah, namun itu pilihan yang gugus tugas lakukan agar kita bisa mengungkap secara pasti jumlah warga sesungguhnya yang terinfeksi,” tandas Sekda Bali.

Baca juga :  Pencuri di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Sempat Kepergok, Polisi Amankan Ini

Dia juga mengapresiasi langkah Pemkab Klungkungan dan pengelola Pasar Galiran mencegah penularan virus corona. Salah satunya mewajibkan para pedagang menunjukkan surat keterangan nonreaktif. Langkah ini dipandang efektif, sebab pemerintah telah berupaya mencegah penularan yang semakin luas di lingkungan pasar. “Pilihannya, jika ingin terus berjualan maka harus melakukan tes cepatt,” tegas Sekda.

Seperti diketahui, penutupan sementara Pasar Galiran ini dilakukan untuk memutus penyebaran corona yang belakangan ini semakin meningkat. Selama ditutup, pengelola pasar melengkapi sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Para pedagang juga menjalani tes cepat secara bergilir. Sedangkan pedagang tidak tetap dan berasal dari luar Klungkung, menjalani tes cepat di daerah masing-masing. (kk/wir)

Baca juga :  Klungkung Tutup Lima Pasar Umum Usai Nyepi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini