Pilkada di Masa Pandemi, Begini Suasana Baru di TPS

0
2
Ketua KPU Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan

Sumerta Klod, DenPost

Tatanan kehidupan baru akan diterapkan dalam Pilkada Serentak tahun 2020, Desember mendatang. Situasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bakal berbeda dari sepanjang sejarah pemilihan umum.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan semua tahapan telah dipertimbangkan untuk mencegah penularan Covid-19 saat pencoblosan nanti. Ketua KPU Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan berpesan agar masyarakat tidak khwatir datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya.

“Tahapan sudah diatur sesuai protokol kesehatan. Kami melakukan beberapa modifikasi dalam situasi pandemi ini,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (23/6/2020) di kantornya.

Di TPS pada pencoblosan nanti, pemilih diwajibkan untuk tertib menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker ke TPS. Sebelum masuk TPS, setiap pemilih akan diperiksa dengan thermo gun untuk mengetahui suhu tubuh.

Baca juga :  Di Tabanan, Tak Ada Calon Perseorangan yang Berani Unjuk Gigi

Bagi pemilih dengan suhu tubuh normal yakni 36 derajat dipersilakan menuju bilik umum. Sedangkan pemilih dengan suhu 37 derajat ke atas, akan diarahkan untuk mencoblos di bilik khusus yang telah disediakan di TPS.

Tahapan berikutnya, para pemilih akan diberikan selop tangan medis untuk mencegah penularan melalui paku coblos, sehingga paku yang digunakan hanya satu biji. “Selanjutnya, setelah mencoblos, pemilih wajib mencelupkan jari ke tinta, selanjutnya disemprot,” ungkap Lidartawan.

Baca juga :  Soal Pengadaan APD di Pilkada, KPU Dorong Pengusaha Lokal Ambil Peluang

Dengan begitu, diharapkan dapat mengurangi potensi penularan Covid-19. Situasi lainnya, tidak akan terjadi antre di TPS untuk menghindari kerumuman. Ia juga berharap masyarakat di enam kabuapten/ kota dapat menggunakan hak pilihnya.

Daerah yang menggelar Pilkada serentak, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Bangli, Karangasem dan Jembrana. Menurut Lidartawan, momen ini merupakan peluang masyarakat untuk melahirkan pemimpin yang mampu membawa masyarakat keluar masalah di masa pandemi.

“Justru masyarakat harus berbondong-bondong memilih pemimpin yang mampu menyelesaikan dampak Covid-19, khususnya untuk pemulihan ekonomi. Jangan khwatir, TPS aman dari Covid-19,” pungkasnya.  (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini