LPD Anturan Bermasalah, Mantan Anggota Dewan Pun Tak Bisa Cairkan Deposito

0
6
TUNJUKKAN DOKUMEN - Ketut Jana Yasa menunjukkan dokumen deposito Rp 500 juta dan Rp 200 juta di kediamannya di Desa Nagasepaha, Rabu (24/6).

Singaraja, DenPost

Tergiur bunga deposito yang cukup tinggi, mantan anggota DPRD Buleleng, Ketut Jana Yasa mendepositokan uang senilai Rp 700 juta. Bunga yang ditawarkan LPD Anturan bervariasi, berkisar 1,3 % – 1,6 % jauh lebih tinggi dari bank dab lembaga keuangan pada umumnya. Namun sayang, LPD yang mengelola aset sebesar Rp 240 miliar itu kini didera masalah dan tak mampu mencairkan uang nasabah.

“Baru setahun dan bulan Mei dan Agustus 2020 ini jatuh tempo. Tapi ada masalah begini, ya harus dijalani saja,” ucap politisi asal Desa Nagasepaha, Buleleng ini Rabu (24/6/2020) di rumahnya. Menurutnya, uang itu dipersiapkan untuk biaya masuk kuliah anak-anaknya. “Sekarang kan sudah tidak kerja lagi, rencana untuk biaya kuliah anak,” ungkap mantan petinggi di Perusahan Yeh Buleleng ini.

Baca juga :  Usai Berobat ke Dukun, Seorang Perempuan Tewas di Tempat Kos

Awalnya dia  mendengar info dari rekannya bahwa bunga deposito yang ditawarkan LPD Anturan cukup tinggi. Tertarik, ia pun mendepositokan dana segarnya di LPD Anturan. Dia menduga, masalah yang terjadi sekarang ini lebih pada pengelolaan yang kurang profesional. “Saya dapat info katanya dipakai kapling-kapling tanah, termasuk juga ada unsur politiknya,” bebernya.

Namun menurutnya, karena sudah ada kesepakatan dan perjanjian yang dibuat antara nasabah dan pengurus LPD, pihaknya menyerahkan sesuai prosedur. “Mudah-mudahan bisa cepat pulih dan bisa berjalan dengan baik,” harapnya. (118)

Baca juga :  14 OPD Dipindahkan ke RS Giri Emas

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini