Pascarapid Test Massal, Pasar Galiran Siap Dibuka

0
7
RAPID TEST - Ratusan pedagang Pasar Galiran menjalani rapid test di Terminal Galiran, Rabu (24/6).

Semarapura, DenPost

Setelah tiga hari ditutup, Pasar Galiran, Klungkung akan dibuka Kamis (25/6/2020). Untuk memberi kelonggaran kepada masyarakat, jam buka pasar yang sebelumnya dibatasi hanya 8 jam, kini diperpanjang menjadi 12 jam yakni dari pukul 06.00 wita sampai pukul 18.00 wita. Sayangnya, sebelum Pasar Galiran dibuka ternyata masih banyak pedagang yang mangkir atau tidak hadir menjalani rapid test  di Terminal Galiran.

Sementara itu, dari 1.735 orang total pedagang yang menjalani  rapid test, 149 orang dinyatakan reaktif. Pedagang yang reaktif ini tidak hanya pedagang dari Klungkung saja, namun juga ada dari Karangasem.

Baca juga :  Saraswati, PHDI Klungkung Imbau Umat Sembahyang di Rumah

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memberikan kesempatan bagi pedagang yang tidak hadir untuk menjalani rapid test susulan di GOR Swecapura nanti. Karena menurut Suwirta,  kesiapan Pasar Galiran untuk beroperasi dengan aman sudah nyaris final. Apalagi semua pedagang, buruh angkut, dan juga petugasnya sudah dirapid test. Hanya orang-orang dengan hasil rapid non-reaktif yang diperbolehkan beraktivitas.

“Di dalam pasar, barang dagangan sudah disterilkan. Orang-orangnya juga sudah dirapid. Buruh sudah dan petugas pasar juga sudah. Besok pagi di pintu masuk pasar akan dilakukan cek list pedagang,” terang  Suwirta, Rabu (24/6/2020).

Baca juga :  Calya Terbalik di Kebun Jagung Gara-gara Ini

Menurut Suwirta, pintu masuk pasar nanti akan diperketat. Pedagang tanpa surat keterangan hasil rapid test nonreaktif dilarang berjualan. Bahkan sebelum berjualan, mereka juga dicek suhu tubuhnya.

“Sore ini saya akan matangkan persiapan sambil maturan pejati dan prayascista,” imbuhnya.

Sementara itu berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Klungkung, jumlah pedagang yang menjalani rapid test selama tiga hari di terminal Galiran mencapai 1735 orang. Dari total jumlah pedagang tersebut, 149 dinyatakan reaktif. Mereka atau pedagang yang reaktif ini tidak hanya pedagang dari asal Klungkung saja, namun juga ada dari Karangasem yang berjualan di Pasar Galiran.  Selain rapid, petugas dari Dinas Kesehatan juga melakukan  swab test terhadap 182 orang yang sempat kontak erat dengan warga positif Covid-19.  (119)

Baca juga :  Dapat Asimilasi Corona, Residivis Malah Mencuri Kain

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini