Lima Duktang Tanpa Identitas Diangkut Satpol PP

0
10
DIAMANKAN – Satpol PP mengamankan lima penduduk pendatang asal Jatim dan Lombok yang terjaring dalam operasi pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Desa Kesiman Petilan dan Desa Kesiman Kertalangu, Kamis (25/06/2020).

Sumerta, DenPost

Satpol PP Kota Denpasar mengamankan lima penduduk pendatang (duktang) yang terjaring dalam operasi Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Desa Kesiman Petilan dan Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kamis (24/06/2020).

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, kelima duktang yang diamankan ini berasal dari daerah pandemi virus corona yakni Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka dikatakan tidak memiliki tujuan jelas.

Baca juga :  Sesosok Jenazah Pria Gempal dan Bertato Ditemukan di Padanggalak

Menurut Anom Sayoga, kelima duktang ini tinggalnya berpindah-pindah karena tidak mengantongi indentitas kependudukan, baik dari daerah asalnya maupun tempat tinggal sementara sekarang. ”Operasi PKM sudah dilakukan oleh semua desa adat, desa dinas dan kelurahan untuk mendata duktang tanpa identitas atau baru datang dari zona merah. Ini untuk mencegah meningkatnya penularan virus Corona di Denpasar,’’ katanya.

Dikatakan pula, Satpol PP wajib tahu soal pendataan duktang dari luar Bali yang dilakukan desa adat, dinas maupun kelurahan pascapenerapan operasi PKM di wilayah Kota Denpasar. Selama operasi PKM ada duktang tanpa identitas tidak diproses ke tipiring, melainkan dipulangkan ke daerah asalnya. ”Kalau ada duktang dari luar Bali, pemulangannya diserahkan ke Dinsos Bali karena ini lintas provinsi,’’ ujar Anom Sayoga.

Baca juga :  Berulang Kali Disemprit, Pedagang di Jalan Kartini Membandel

Selain mengamankan lima duktang, lanjut Anom sayoga, pihaknya juga mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atas nama Panca Indra Purnama di Jl. Merpati, Gang Sirsak No.3 Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat. ODGJ ini dilaporkan sering ngamuk sehingga warga sekitar rumahnya ketakutan. ”ODGJ sudah menjalani rapid test dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan hari ini kami kirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bali di Bangli guna dapat penanganan lebih cepat,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Uang Hasil Membegal Diduga Dipakai untuk Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini