Telusuri Penolakan Pemulasaraan Jenazah di Mumbul, Dandim Pertemukan Ini

Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf Puguh Binawanto.

Dangin Puri, DenPost

Beredarnya isu penolakan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Krematorium Mumbul, diatensi Kodim 1611/Badung.

Menelusuri kebenaran informasi tersebut, Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf Puguh Binawanto, bertemu dengan pengelola krematorium, Jumat (26/6/2020), di Kawasan Nusa Dua. “Kami juga undang pihak adat, TNI maupun Polri setempat, kemudian juga BPBD Kota Denpasar agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Dia menegaskan, penolakan terhadap pemulasaran jenazah pasien Covid-19, penolakan pembentukan tempat karantina dan penolakan penerapan rumah sakit rujukan Covid-19 tidak boleh terjadi. Hal tersebut sesuai arahan Gugus Tugas Nasional. “Ini yang kami jelaskan lagi kepada pihak terkait, agar penanganan Covid-19 ini bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Terkait informasi penolakan pemulasaran jenazah di Krematorium Bumbul, dia menyebutkan itu disebabkan karena keterbatasan tenaga. Maka dari itu, pihaknya juga melibatkan unsur terkait seperti BPBD untuk berdiskusi menemukan solusi.

Baca juga :  Lagi, Orok Ditemukan di Sungai

Puguh mengatakan, pihaknya juga telah membentuk tim yang bertugas mendampingi proses pemulasaran jenasah pasien Covid-19. Tim ini terus bergerak, salah satunya dalam proses pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Kota Denpasar.

“Di setiap Koramil, kami telah siapkan dua regu yang dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri),” paparnya. Demi kelancaran penanganan Covid-19, dia berharap agar masyarakat dapat mendukung kebijakan pemerintah. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini