Satpol PP Tangani Protes Sopir Logistik Soal Kebijakan Tes Cepat

0
9
Pol Pp

Sumerta Klod, DenPost
Para sopir angkutan logistik sempat protes mengenai syarat masuk Bali dengan hasil tes cepat nonreaktif. Hal itu karena sejak 18 Juni 2020 Pemprov Bali tak lagi memberikan layanan tes cepat gratis bagi mereka. Keluhan tersebut lalu ditangani petugas Pelabuhan Gilimanuk yang dibantu Satpol PP.

Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan bahwa pihaknya telah menjelaskan tujuan dan alasan kebijakan tersebut kepada pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). “Regulasinya mengharuskan PPDN yang masuk melalui pelabuhan harus mengantongi hasil rapid test (tes cepat) negatif jika masuk Bali. Bukan untuk siapa-siapa, tapi demi kebaikan masyarakat Bali yang kita cintai,” tegasnya.

Mengenai kondisi di pelabuhan, Rai Darmadi menyebutkan bahwa dalam sehari, jumlah sopir dan penumpang yang harus dicek sangat banyak. Sedangkan jumlah petugas terbatas. Atas kondisi itu, berkorelasi terjadi penumpukan penumpang yang memicu kekroditan.

Baca juga :  Pelajar Ditusuk Sajam di Rumahnya

Kondisi itu umumnya terjadi pada pukul 02.00 – 06.00. Kendati begitu, pihaknya tetap berupaya mendukung penjagaan pintu Bali tersebut. “Penjagaan ketat terus dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk. Kami bersinergi dengan Dinas Perhubungan, Diskominfos, TNI, Polri, pecalang dan relawan,” tutur Rai Darmadi.

Tim Satpol PP yang terdiri dari delapan orang, tiga bergantian setiap tiga hari. Mereka bertugas 24 jam penuh untuk memastikan tidak ada PPDN yang lolos dari pemeriksaan. Rai Dharmadi memastikan orang yang masuk Bali sudah memenuhi syarat seperti melengkapi diri dengan penjaminan serta mempunyai tujuan yang pasti. (wir)

Baca juga :  Hari Kedua PKM di Pos Penatih, Dishub Lakukan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini