Bangun Krematorium, Desa Adat Buleleng Gelar Ini

0
6
Picsart 06 28 06.43.19
BANGUN KREMATORIUM - Proses acara ngeruak pembangunan Krematorium di Setra Desa Adat Buleleng, Minggu (28/6/2020).

Singaraja, Denpost

Wacana untuk membangun Krematorium di Desa Adat Buleleng, akan segera terwujud. Pada, Minggu (28/6/2020), diawali upacara ngeruak yang dipimpin Jro Mangku Dalem Desa Adat Buleleng.

Acara dihadiri Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna; pengelola setra, Ketut Suryada, serta para kelian banjar adat di wewidangan Desa Adat Buleleng.

Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, menjelaskan pembangunan krematorium di Setra Adat Buleleng sudah merupakan wacana sejak lama, namun belum bisa diwujudkan karena keterbatasan dana. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya pengempon Pura Dalem Desa Adat Buleleng berinisiatif untuk membangun krematorium. Hal ini langsung disambut desa adat dengan melakukan pertemuan dan akhirnya disepakati untuk membangun krematorium diawali dengan membentuk pengelola setra.

Baca juga :  Sembuh, 3 PDP Covid-19 Dipulangkan

“Awalnya kita sudah sekat setra untuk 14 banjar adat. Dalam pembangunan kita akan kerjasamakan dengan pengempon pura dalem (Jro Mangku Dalem-red), kemudian tata kelonya akan ditaur oleh pengelola setra dan desa adat akan memayungi apa yang menjadi kebutuhan krama,” jelasnya.

Pemangku Pura Dalem Desa Adat Buleleng, Made Dharma Tanaya, selaku inisiator pembangunan krematorium menuturkan melihat kebutuhan umat agar biaya pengabenan yang selama ini terkesan mahal bisa lebih murah tanpa mengurangi arti dan makna pengabenan. Diperkirakan dana pembangunan mencapai Rp1 miliar rupiah lebih dengan sumber pendanaan dari Pemprov Bali sebesar Rp500 juta. (118)

Baca juga :  Usai Dikarantina, 80 PMI di Buleleng Jalani Rapid Test

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini