Pasien Positif Covid-19 Mulai Depresi, RSUD Klungkung akan Lakukan Ini

0
9
Rsd Klungkung 1
RSUD Klungkung

Semarapura, DenPost

RSUD Klungkung, hingga Minggu (28/6/2020) masih merawat 40 pasien positif Covid-19. Namun dari jumlah  pasien tersebut, tidak semua kondisinya baik. Ada sejumlah pasien positif Covid-19 yang dilanda depresi. Bahkan, kondisi tersebut berdampak pada proses penyembuhan mereka. Menyikapi kondisi tersebut, pihak RSUD dalam waktu dekat ini berinisiatif melibatkan psikiater untuk mendampingi pasien-pasien tersebut.

Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma ketika dimintai konfirmasi mengakui  selama masa perawatan, tim medis Covid-19 disebutkan kerap mendapati pasien yang mengalami depresi. Pemicunya, karena mereka memikirkan kondisi keluarganya di rumah. Bahkan ada beberapa yang khawatir keluarganya di rumah dikucilkan oleh warga sekitar.

“Pasien yang depresi biasanya karena memikirman keluarganya di rumah. Kadang-kadang kan ada yang orangtuanya saja positif tapi anak-anaknya tidak. Jadi dia memikirkan anaknya di rumah. Ada juga yang anaknya positif Covid tapi orang tuanya tidak,” ungkapnya.

Baca juga :  Sekongkol Bisnis Narkoba, Tiga Wanita Muda Dibekuk

Kondisi tersebut dikatakan cukup berdampak pada proses penyembuhan terutama imunitas pasien. Apalagi gara-gara depresi ada sejumlah pasien yang nafsu makannya menurun, susah buang air besar (BAB), sering pusing, dan juga lemas. Namun untuk menyikapi persoalan ini, Kesuma mengatakan pihaknya segera akan berkoordinasi dengan tim medis. Salah satunya ada rencana untuk melibatkan psikiater.

Di samping itu, untuk mengurangi kejenuhan pasien, RSUD Klungkung juga sudah mengoptimalkan jaringan wifi di masing-masing ruang isolasi. Demikian juga dengan sambungan TV kabel. Sedangkan untuk pasien yang masih ada hubungan keluarga juga diupayakan agar dirawat dalam satu ruangan sehingga mereka tetap bisa berkomunikasi dan saling menguatkan.

“Kita nanti akan berikan psikoterapi. Ini perlu keterlibatan psikiater. Nanti kita bicarakan dengan tim, mungkin pada hari-hari tertentu kita ajak psikiater,” katanya.

Baca juga :  Dikurung di Kapal Diamond Princess, Suwirta Pastikan Warganya Sehat

Selain itu Kesuma mengungkap ada tambahan satu perawat yang dinyatakan positif Covid-19. Perawat yang bertugas di bagian administrasi ruang isolasi tersebut diduga terpapar dari keluarganya. Kebetulan salah seorang anggota keluarganya merupakan pedagang dan lebih dulu positif Covid-19.

“Kebetulan keluarganya ada yang positif Covid-19. Perawat ini memang bertugas di ruang isolasi tapi dia kebetulan tidak bertugas merawat pasien. Karena dia sedang menyusui jadi kami tugaskan di administrasi,” ungkapnya.

Pascaadanya tambahan kasus tersebut, RSUD Klungkung dikatakan sudah melakukan pendataan. Petugas medis yang sempat kontak erat (kontak tanpa APD) dengan perawat tersebut akan langsung diswab. Sedangkan untuk yang sempat kontak tapi mengenakan APD akan dirapid test. “Satu tim jaganya kita swab. Karena saat makan kan maskernya dibuka. Jadi kita anggap itu sudah tanpa APD,” tegasnya. (119)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini