Komisi IV Minta Peran Jumantik Badung Ditingkatkan

Sumerta 1
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Sumerta

Mangupura, DenPost

Naiknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) membuat komisi yang membidangi masalah kesehatan yakni Komisi IV DPRD Badung kembali menyoroti kinerja para jumantik. Mereka diharapkan lebih intensif lagi melakukan sosialisasi ke masyarakat. Ketua Komisi IV DPRD Badung,  I Made Sumerta, Senin ( 29/6/2020) mengatakan, selain meningkatkan peranan jumantik, masyarakat juga harus dilibatkan. Pasalnya, jika hanya dilakukan jumantik, maka tidak maksimal di tengah pandemi Covid-19 ini. “Tapi kita juga maklumi karena sekarang cuaca memang tidak menentu, terkadang hujan terkadang cerah. Tapi kan curah hujannya lebih dominan,” ujarnya.

Baca juga :  Permintaan Meningkat, Bandara Ngurah Rai Tambah Fasilitas Ini

Lebih lanjut Sumerta meminta masyarakat tidak abai terhadap ancaman DBD. “Petugas seperti jumantik juga harus intens memberikan edukasi kepada masyarakat terkait apa yang harus dilakukan untuk mengelola lingkungannya, sehingga bisa mencegah adanya DBD,” katanya.

Mengingat saat ini tengah pandemi Covid-19, dia meminta para jumantik berkoordinasi dengan satgas gotong royong penanggulangan Covid-19 di desa. “Jadi mereka tau daerah yang rawan, zona merah dan yang lain, sehingga petugas jumantik bisa melakukan edukasi dengan tepat,” sarannya.

Sebelumnya diberitakan, selama periode Januari-Juni 2020 kasus DBD di Kabupaten Badung mencapai  2.300 kasus. Jumlah itu dinilai mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan data periode yang sama di tahun 2019. Di mana kala itu jumlah kasus hanya 764. Selain mencatat 2.300 kasus, Dinas Kesehatan (Dinkes) juga mencatat terdapat 2 orang kasus meninggal dunia akibat BDB. Kasus meninggal pertama terjadi pada Februari 2020 di Banjar Sila Dharma, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi dan kasus meninggal kedua terjadi di Banjar Kesambi, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara. (115)

Baca juga :  Hanyut, Bocah Tiga Tahun Ditemukan Tak Sadarkan Diri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini