Cadangan Energi Tipis, Koster Minta Raperda RUED-P Segera Dibahas

0
6
Picsart 06 29 07.45.19
Gubernur Bali, Wayan Koster

Sumerta Klod, DenPost

Cadangan kelistrikan di Bali yang hanya 0,77 persen, mendesak pemerintah harus segera menemukan solusi. Cadangan tersebut, terbilang tipis karena idealnya Bali memiliki cadangan minimal 30 persen dari beban puncak.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak para anggota DPRD Bali bekerjasama dengan pemerintah untuk segera merampungkan Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali Tahun 2020-2050 (RUED-P).

“Jadi saya minta kerjasama dari anggota dewan agar segera melakukan pembahasan terhadap Ranperda ini yang kemudian dapat kita ajukan ke pusat,” ujarnya, dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020, di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (29/6/2020).

Baca juga :  Segehan Tergolong Caru Alit, Ini Makna dan Fungsinya

Kata dia, Ranperda ini merupakan amanat Pasal 18 Undang-undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi dan Pasal 16 ayat (5) Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2004 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Umum Energi Nasional.
Raperda tersebut, merupakan produk hukum yang memuat dokumen perencanaan energi daerah, pertama kali di Indonesia, yang dibuat dengan mengedepankan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Langkah ini bertujuan agar Bali menjadi mandiri energi, berkelanjutan dan berkeadilan untuk meningkatkan bauran energi terbarukan, yang saat ini hanya 0,4 persen menjadi 11,15 persen tahun 2025 dan menjadi 20,10 persen tahun 2050. “Tentunya dalam perjalanan nanti juga disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi pemanfaatan EBT,” ungkapnya. (106)

Baca juga :  Masuk Bali, Wisatawan Tiongkok Diwajibkan Pakai Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini