Operasi Pos Terpadu PKM Berakhir, Mobilitas Orang dan Barang Tetap Dipantau

0
4
Operasi Pos Terpadu PKM Berakhir, Mobilitas Orang dan Barang Tetap Dipantau
Kadishub Denpasar, Ketut Sriawan

Ubung, DenPost

Operasi terpadu pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di delapan pos perbatasan yang dilaksanakan sejak 15 Mei 2020 sudah berakhir Senin (30/6/2020). Dari operasi tersebut, ada 37.796 pengendara yang diputar balik karena tidak membawa surat keterangan (suket) jalan dan tujuannya  tidak jelas.

”Pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan Dinas Perhubungan bersama instansi di perbatasan sudah berakhir, namun mobilisasi barang dan orang tetap dipantau. Secara terpadu tidak lagi kami lakukan di pintu-pintu masuk perbatasan, namun sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tetap bersinergi dengan instansi terkait guna mencegah penyebaran virus Corona di Kota Denpasar,’’ kata Kadis Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan, Rabu (01/7/2020).

Baca juga :  Lagi, Begal Asal NTT Bonyok Diamuk Warga

Sriawan berharap, masyarakat dari luar yang mau bepergian ke Denpasar tetap mengikuti protokol kesehatan, karena gugus tugas Covid-19 Kota Denpasar terus bekerja dengan melakukan rapid test pada klaster-klaster penyebaran virus Corona. Tugas yang dilakukan tim gugus tugas Covid-19 dan Dinas Perhubungan menginformasikan kepada masyarakat yang melintas di Denpasar untuk mengantisipasi bahaya baru penyebaran virus ini. ”Kami bersama satgas gotong royong desa adat, desa dinas maupun kelurahan berkerja ekstrakeras agar virus tidak semakin mewabah. Ini perlu dipahami oleh masyarakat agar jangan new normal disalahartikan dengan bebas melakukan ativitas tanpa disiplin menjaga kesehatan,’’ ujar Sriawan.

Baca juga :  Di Denpasar, Ribuan UMKM Terancam Bangkrut

Dia meminta masyarakat dari luar Denpasar harus melengkapi diri dengan surat keterangan sehat, tujuan jelas. Begitu juga pengemudi angkutan orang atau angkutan barang diminta memperhatikan kesehatan saat melayani penumpang. ”Kami juga minta masyarakat tidak panik dengan naiknya warga positif virus Corona, karena gugus tugas melalui PKM pos perbatasan dan desa adat, desa dinas/kelurahan melakukan rapid tes di klaster, sehingga  menghasilkan data yang valid untuk memudahkan pencegahan,’’ ucapnya. (103)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini