Banyu Pinaruh, Bendesa Adat Intaran Minta Masyarakat Tak ke Pantai

Picsart 07 02 07.49.20
Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana

Sanur, DenPost

Berkaitan dengan pelaksanaan Hari Suci Banyu Pinaruh yang jatuh setiap enam bulan sekali, masyarakat diimbau untuk tidak berduyun-duyun datang ke pantai.

“Kami minta kepada masyarakat melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing dengan mengunakan Pengelukatan Suda Mala yang nantinya diberikan kepada masyarakat melalui bendesa adat,” kata Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana, Kamis (2/7/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini Kota Denpasar termasuk wilayah Sanur, khususnya Desa Adat Intaran masih terjadi penularan Covid-19. Hal ini menjadikan objek wisata pantai di Kota Denpasar termasuk di wilayah Sanur masih ditutup untuk umum.

“Kawasan pantai sebagai salah satu tempat wisata di seluruh Kota Denpasar, khususnya di Sanur saat ini masih ditutup untuk umum, sehingga masyarakat diharapkan melaksanakan pembersihan atau pengelukatan banyu pinaruh dari rumah masing-masing,” ujarnya.

Baca juga :  Ibu-Anak di Sanur Meninggal Akibat Covid-19

Alit Kencana berharap masyarakat memaklumi kondisi ini. Di mana, kebijakan ini tak lain untuk kebaikan bersama dalam memutus penyebaran guna percepatan penanganan Covid-19, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Jadi masyarakat Kota Denpasar yang sebagaimana sebelumnya biasa melaksanakan pengelukatan di pantai, untuk kali ini kami mengajak masyarakat untuk melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing menggunakan  Tirta Pengelukatan Suda Mala, dan atas kondisi ini kami berharap permakluman untuk kebaikan kita bersama dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19,” harap Alit Kencana. (112)

Baca juga :  Pemilik Kafe Sakura Diberi Peringatan Keras, Ini Penyebabnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini