Jadi Pembicara Dalam Webinar, Wabup Sanjaya Tegaskan Ini

Jadi Pembicara Dalam Webinar, Wabup Sanjaya Tegaskan Ini
PEMBICARA - Wabup Sanjaya saat menjadi narasumber dalam Webinar Universitas Tabanan (Untab) dengan tema “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perekonomian Kabupaten Tabanan pada Era New Normal”, Jumat (3/7/2020).

Tabanan, DenPost

Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan bahwa bangsa Indonesia telah beberapa kali mengalami krisis. Namun krisis akibat pandemi Covid-19 paling dirasakan dampaknya karena merambah di berbagai sektor kehidupan. Hal itu disampaikan Sanjaya saat menjadi pembicara di Webinar Universitas Tabanan (Untab) dengan tema “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perekonomian Kabupaten Tabanan pada Era New Normal”, Jumat (3/7/2020).

“Ini betul-betul ujian yang sangat berat bagi bangsa kita khususnya di Tabanan dan Bali pada umumnya, begitupun di dunia,” ungkapnya.

Terhadap dampak yang disebabkan oleh Covid-19 di Tabanan, sanjaya menegaskan Pemkab telah melakukan berbagai upaya termasuk pemulihan perekonomian. Dijelaskannya, pandemi tersebut telah mengakibatkan ditutupnya 347 usaha pariwisata, 49 hotel, 75 villa, 129 pondok wisata dan 26 DTW di Kabupaten Tabanan. Begitu pun dengan menurunnya permintaan produk pertanian dan UMKM serta dirumahkannya 5.189 orang, kehilangan pekerjaan 22.457 orang dan PHK 606 orang.

Namun sanjaya tidak memungkiri, sejak pandemic melanda Tabanan, ada dampak positif yang ditimbulkan di sektor pertanian. “Di saat pandemi anak-anak muda Tabanan justru lebih memperhatikan sektor pertanian. Mudah-mudahan pandemi ini juga membawa berkah untuk pertanian Kabupaten Tabanan,”  harap Sanjaya.

Baca juga :  BRI Dinobatkan The Asset Triple A Sebagai “Best Private Bank for HNWIs Indonesia”

Dengan lahan pertanian yang mencukupi, pihaknya berupaya memaksimalkan sektor pertanian sebagai sektor unggulan di Kabupaten Tabanan di masa pandemi ini. Hal itu diwujudkan dengan cara pemberian bibit kepada petani, mengubah pola pikir masyarakat untuk beralih ke sektor pertanian, memaksimalkan OPD dan memfasilitasi petani.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sanjaya meminta kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan agar selalu disiplin dan jujur menerapkan protap kesehatan Covid-19. “Kuncinya sekarang disiplin menerapkan protap kesehatan dan jujur dalam penanganan. Kalau itu dilaksanakan secara disiplin, saya yakin Covid ini bisa berlalu secepatnya sambil menunggu adanya vaksin,” pungkasnya.

Baca juga :  Ayu Suwirta Dampingi Putri Suastini Koster Kunjungan Sosial di Nusa Penida

Sementara itu, Rektor Untab mengapresiasi dan berterima kasih atas kerjasama semua pihak di Kabupaten Tabanan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Ia menambahkan, penerapan new normal di Tabanan ini merupakan pilihan yang sangat sulit namun harus dilaksanakan, mengingat perekonomian semakin terpuruk. “Dalam penerapan ini pasti ada risiko, dan inilah tantangan Pemerintah bagaimana menyiapkan sarana dan prasarana yang lebih memadai,” tandasnya. (c/puspawati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini