Jaga Eksistensi Daerah Konservasi, Bupati Badung Aktifkan Peran Jagawana

0
7
Picsart 07 05 06.33.08
TANAM POHON - Bupati Giri Prasta, saat memimpin penanaman 400 pohon Badung di pinggir ruas Jalan Kantor Desa Pelaga-Bukian Petang, Minggu (5/7/2020).

Petang, DenPost

Badung Utara sebagai daerah konservasi Kabupaten Badung, dengan keberadaan hutan lindungnya akan terus dijaga eksistensinya dengan mengaktifkan jagawana.

“Untuk menjaga keberadaan daerah konservasi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tabanan, Buleleng dan Bangli, kita akan mengaktifkan peran jagawana yang dilengkapi dengan kendaraan operasional motor trail untuk memudahkan mereka dalam menjalankan tugasnya,” kata Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, di sela-sela memimpin penanaman 400 pohon Badung di pinggir ruas Jalan Kantor Desa Pelaga-Bukian Petang, Minggu (5/7/2020).

Kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan pohon Badung yang kaya manfaat tersebut, juga dihadiri Kadis LHK Wayan Puja; Kabag Humas, Made Suardita; Camat Petang, Wayan Darma; Camat Kuta Utara, Putu Eka Parmana, Pj. Perbekel Pelaga, Pj. Perbekel Tibubeneng, Perbekel Dalung, Perbekel Canggu, Bendesa Adat Tandeg, serta staf Desa Pelaga.

Baca juga :  Solar Tumpah di Goa Gong, Sejumlah Kendaraan Tergelincir

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta, menyampaikan tentang betapa pentingnya keberadaan pohon bagi keberlangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya. Karena pohon mampu menghasilkan oksigen, air, menurunkan suhu udara dampak dari polusi maupun sebagai tempat hidup untuk beberapa mahkluk lainnya.

“Di Bali, kita ada perayaan tumpek uduh otonan bagi tumbuhan. Ini wujud konsep hubungan manusia dengan lingkungan, bagaimana kita memanusiakan dan mendewakan tumbuhan untuk menjaga keharmonisan siklus hidup di alam semesta,” kata Giri Prasta.

Baca juga :  Catat! Ini Syarat Duktang Jika Ingin Tinggal di Kuta

Pohon-pohon memiliki nilai ekologis tinggi akan terus dilestarikan, seperti bambu yang bermanfaat untuk menyangga daerah jurang dan aliran sungai. Subak juga akan diberikan pohon Pule karena bermanfaat untuk menjaga keberadaan sumber mata air karena akarnya menghasilkan air. Demikian pula halnya pohon Badung yang menjadi ikon Kabupaten Badung akan terus dilestarikan dan dikembangkan di wilayah utara sampai selatan Kabupaten Badung.

“Kalau kita menyayangi alam, maka alam akan memberikan kekuatannya untuk kita dalam upaya mewujudkan Badung hebat menuju Badung juara,” tegasnya.

Baca juga :  Penebasan Wisatawan Bulgaria Diduga Bermotif Dendam

Terkait dengan pengembangan objek wisata di Badung utara, Bupati menyatakan jembatan lama yang menghubungkan Desa Pelaga dan Belok akan ditata Pemkab Badung menjadi sebuah kawasan wisata adventure dengan menyediakan lintasan ATV, sehingga objek wisata di Kabupaten Badung menjadi lebih variatif. (a/115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini