Setahun Tak Erupsi, Gunung Agung akan Turun Status

0
6
Setahun Tak Erupsi, Gunung Agung akan Turun Status
GUNUNG AGUNG - Status Gunung Agung akan diturunkan setelah setahun tak erupsi.

Amlapura, DenPost

Terhitung sejak Juni 2019 hingga awal Juli 2020 Gunung Agung di Karangasem tak mengalami erupsi.  Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani dalam rapat via Zoom Cloud Meeting bersama BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem Senin (6/7/2020) mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan dapat disimpulkan bahwa aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan. Karenanya pihaknya berencana akan melakukan penurunan status Gunung Agung dari Level III atau siaga ke Level II atau waspada.

Dimintai konfirmasi Selasa (7/7/2020), Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa membenarkan rencana itu. “Ya, dalam rapat kemarin dari analisis Gunung Agung memang terjadi penurunan aktivitas atau sifatnya landai, sehingga dari kajian tersebut bisa dimungkinkan statusnya akan turun dari siaga menjadi waspada,” ungkapnya.

Baca juga :  Pekak Pujiama Sebut Mafia Tanah Serobot Enam Kapling

Lebih lanjut dikatakan, jika hal ini sudah ditetapkan, dari segi radius bahaya pun akan berubah. Semula saat level III atau siaga radius bahaya masih 4 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung, nanti saat level waspada radius bahaya adalah 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung.

Kendati nantinya penurunan status telah ditetapkan secara resmi, dikatakan Arimbawa kemungkinan letusan masih ada, namun dalam skala rendah. “Erupsi yang mungkin terjadi dapat berupa lontaran batu atau lava pijar, hujan abu maupun hembusan gas-gas vulkanik. Namun ancaman bahaya utama  kemungkinan masih terlokalisir di dalam radius 2 km dari kawah puncak,” imbuh Arimbawa. Atas kondisi tersebut dia menegaskan pendakian ke puncak Gunung Agung masih belum boleh dilakukan. Sebab, ancaman bahaya bagi pendaki khususnya di radius 2 kilometer masih bisa terjadi. (yun)

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 di Bangli Jadi 7 Orang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini