Temukan Pembuangan Puing Bangunan Sembarangan, DLHK Denpasar Kerahkan Ini

0
7
Picsart 07 07 06.54.43
BERSIHKAN PUING - DLHK Kota Denpasar, saat mengerahkan unit buldoser untuk membersihkan puing-puing bangunan dan sampah yang dibuang di lahan kosong di perempatan Jalan Mahendardata-Jalan Teuku Umar barat, Selasa (7/7/2020).

Padangsambian Kelod, DenPost

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, melalui Satgas Lingkungan yang melakukan patroli wilayah, menemukan adanya sisa pembuangan puing bangunan dan sampah sembarangan yang menggunung dan menutupi trotoar di perempatan Jalan Mahendradata-Jalan Teuku Umar barat. Karenanya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penegak Perda Kebersihan ini pun mengerahkan satu unit buldoser ke lokasi untuk melakukan pembersihan, Selasa (7/7/2020).

Pantauan di lapangan, puing-puing bekas bangunan dan sampah dibuang sembarangan di areal kosong perempatan Jalan Mahendradata-Jalan Teuku Umar barat. Bahkan tumpukan puing sengaja dibuang oleh oknum tak bertanggung jawab hingga di atas trotoar. DLHK Kota Denpasar terlihat mengerahkan satu unit buldoser untuk membersihkan puing yang menumpuk itu. Setelah bersih, DLHK pun memasang papan peringatan bagi pembuang puing sisa bangunan di lokasi ini.

Baca juga :  Pantai Padanggalak dan Biaung Ditutup, Kecuali untuk Ini

Plt. Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, yang ditemui di lokasi, mengatakan dalam upaya menjaga kebersihan Kota Denpasar dengan melakukan patroli wilayah menemukan masalah pembuangan puing-puing bekas banguna dan sampah yang dibuang sembarangan. ”Kami tak ingin wajah kota ini kotor, makanya kami melakukan pembersihan dengan berkoordinasi dengan Desa Padangsambian Kelod, di mana pemilih tanah tidak diketahui,” kata Putra Wirabawa.

Baca juga :  Tukad Taman Pancing Berbusa, DLHK Denpasar Pelototi Ini

Selain melakukan pembersihan sisa puing, pihaknya juga memasang papan larangan dan spanduk supaya tidak ada yang membuang sisa puing bekas bangunan dan sampah di lokasi itu. Apalagi sesuai Perda 11 tahun 2015 Pasal 11 tentang Pembuangan bahan Bangunan yang dibuang di atas trotoar, sanksi bagi pelanggar cukup besar, yakni sanksi 6 bulan kurungan atau denda Rp60 juta.. ”Kami sudah menyiapkan tindakan dengan melakukan pengawasan di lokasi ini, dengan patroli dan sidak. Tidak hanya di lokasi ini, tempat lainnya juga akan kami pantau,” ujarnya. (112)

Baca juga :  Di Tengah Pandemi Covid-19, Pelanggar Aturan Lalin Tinggi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini