Di Klungkung Satu PDP, di Badung Warga Meninggal

0
4
Di Klungkung Satu PDP, di Badung Warga Meninggal

Semarapura, DenPost
Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 (virus corona), Selasa (7/7/2020) kemarin meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Klungkung. Pada Senin (6/7/2020) malam, remaja asal Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, ini dirujuk ke rumah sakit (RS) dalam kondisi kritis dengan gejala demam, batuk dan sesak napas. Setelah ditangani tim medis, nyawa pasien berumur 19 tahun ini meninggal sekitar pukul 05.45.

Sedangkan di Badung, pada Selasa kemarin per pukul 13.00 dua pasien corona meninggal dunia. Keduanya asal Badung. Dengan tambahan ini, kumulatif pasien meninggal di Bali sebanyak 25 (23 WNI dan dua WNA).
Mengenai penambahan kasus positif di Bali tercatat 40 orang, sehingga kumulatif kasusnya menjadi 1.940. Kabar baiknya, 60 pasien sembuh. Kumulatif pasien sembuh di Bali mencapai 1.034, sedangkan kasus aktif sebanyak 881 orang (879 WNI dan dua WNA).

Mengenai PDP yang meninggal di Klungkung itu, Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma, membenarkannya. Pasien asal Karangasem, namun tinggal di Dusun Kangin, Desa Besan, Dawan, Klungkung. Dia masuk RS dalam kondisi syok pada Senin sekitar pukul 19.00. “Kondisi pasien sudah gawat. Dia mengalami gangguan metabolisme gula dan riwayat demam, batuk, serta kesulitan bernapas sejak empat hari,” tegasnya.

Baca juga :  Gedong Panyimpenan di Pura Dalem Setra Sidayu Tojan Terbakar

Lantaran demam, sesak napas, dan batuk, pasien berinisial GAA ini langsung di-rapid test dengan hasil reaktif. Setelah itu, dia berstatus PDP. Tapi sebelum dilakukan tes swab, si pasien keburu meninggal di ruang isolasi UGD. Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah remaja yang baru tamat SMA itu meninggal akibat corona atau bukan.

“Kami sudah lakukan tes swab terhadap jenazahnya, tapi hasil belum keluar,” beber Nyoman Kesuma.
Jenazah remaja itu lalu dibawa ke rumah duka di Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Selasa siang. Pemakamannya dilakukan dengan protokol covid-19. Kadis Kesehatan Klungkung, dr.Made Swapatni, menambahkan belum dilakukan tracking atau penelusuran kontak langsung dengan PDP yang meninggal di RS ini. Pihaknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Kesehatan Karangasem dan Denpasar. Selama sakit, pasien PDP ini tinggal bersama orangtuanya di Denpasar.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Via Teleconference

“Pasien memang tinggal sama neneknya di Besan. Waktu ini, dia sekali saja datang ke Klungkung ketika melakukan tanda tangan ijazah. Namun selama liburan dan sakit, dia tinggal sama orangtuanya di Denpasar,” tandas Adi Swapatni.
Khusus untuk Denpasar, pada Selasa kemarin ada 21 warga yang terpapar virus corona, dan 26 pasien sembuh.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan tiga keluarga terpapar dari klaster Pasar Kumbasari. Pertama: seorang wanita, warga Desa Pemecutan Kaja, Denut. Dia terpapar dari ibunya (51) yang pedagang ikan di Pasar Kumbasari. Kedua: juga wanita (25) dari Kelurahan Serangan, Densel, yang terpapar dari ibunya (52) yang jualan ikan di Pasar Kumbasar, serta seorang laki-laki (51) dari Desa Pemecutan Kaja, Denut, yang tertular dari istrinya (48), pedagang nasi di Pasar Kumbasari. Untuk saat ini akumulasi kasus positif covid-19 di Denpasar sebanyak 736 orang. (eka/wia)

Baca juga :  Diringkus, Otak Pembalakan di Desa Pangkungparuk, Buleleng

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini