Empat Wilayah Zona Merah Juga Terapkan Tatanan Kehidupan Era Baru

0
11
Empat Wilayah Zona Merah Juga Terapkan Tatanan Kehidupan Era Baru
Gubernur Bali, Wayan Koster

Sumerta Klod, DenPost

Berdasarkan hasil rapat pada 10 Juni 2020 lalu, Bupati dan Walikota se-Bali sepakat menerapkan Tatanan Kehidupan Era Baru. Hasil rapat itu telah ditindaklanjuti Gubernur dengan mempersiapkan sejumlah tahapan dan hal-hal yang berkaitan.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengakui saat ini masih ada empat kabupaten/kota di Bali yang masuk zona merah. Idealnya, hanya zona hijau dan kuning yang dibuka. “Karena kita mau bareng, harus dilakukan ekstrakeras untuk menangani empat kabupaten/kota agar terjadi perbaikan kondisi di wilayah tersebut,” ujarnya dalam siaran pers pada Selasa (7/7/2020).

Baca juga :  Lupa Ingatan, Nenek Rinten Ditemukan Tewas Mengapung

Untuk itu ia meminta jajaran GTPP Covid-19 Provinsi Bali menaruh perhatian pada tiga klaster penyebaran, yakni pasar tradisional, keluarga dan masyarakat. Gubernur meminta bupati/walikota fokus pada pengelolaan pasar tradisional, desa adat dan kelurahan sebagai ujung tombak penanganan covid-19 saat ini.

Gubernur meminta pasar tradisional yang diizinkan beroperasi hanya pasar yang sudah menerapkan protokol tatanan kehidupan era baru sesuai standar. Selain itu, desa adat juga harus menerapkan pararem yang mengatur protokol tatanan kehidupan era baru.

Baca juga :  Tangkap Gurita di Laut, Nelayan Hilang di Perairan Nusa Dua

“Dari 1.493 desa adat, sebanyak 1.443 desa adat sudah menyelesaikan pararemnya. Kita harapkan besok (hari ini) semua selesai sehingga mulai tanggal 9 Juli desa adat serentak menerapkan pararem penanganan covid-19,” terangnya.

Dalam pelaksanaan tatanan kehidupan era baru, Gubernur meminta harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, secara sekala maupun niskala. “Prinsipnya bertahap, selektif dan terbatas,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini