Gubernur Tinjau Protokol Tatanan Hidup Era Baru di Objek Wisata

0
6
Gubernur Tinjau Protokol Tatanan Hidup Era Baru di Objek Wisata
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra

Denpasar, DenPost
Memastikan protokol tatanan hidup era baru berjalan dengan baik, pada Kamis (9/7/1010) Gubernur Bali bersama Forkopimda meninjau sejumlah objek wisata. Sebelumnya Gubernur mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.3355 Tahun 2020 tentang protokol tatanan hidup era baru.

“Objek wisata yang dituju di antaranya Bali Safari Marine Park di Gianyar, Kertagosa di Klungkung, Mall Beachwalk, dan Pantai Kuta, Badung,” ungkap Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (8/7/2020), di Denpasar.

Dia menambahkan, tatanan hidup era baru ini dilaksanakan mengingat dampak pandemi covid-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Pulau Dewata yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata. “Saya mohon agar dalam melaksanakan aktivitas tetap menerapkan protokol tatanan kehidupan era baru secara tertib, disiplin, dan dengan rasa penuh tanggung jawab, seperti selalu memakai masker/pelindung wajah, menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menjaga daya tahan tubuh,” pinta Dewa Indra.
Dia juga mohon kepada krama Bali agar dalam beraktivitas selalu mematuhi imbauan, arahan, dan kebijakan pemerintah pusat, TNI/Polri, Pemprov Bali, pemkab/pemkot, Majelis Desa Adat, dan majelis keagamaan, sehingga bisa produktif dan aman terhadap covid-19.

Baca juga :  Tersangka Pembunuh Pemilik Toko Akhirnya Dibekuk

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh penerapan protokol tatanan hidup era baru. Menurutnya, DPRD siap mendukung penyediaan anggaran dalam APBD Semesta Berencana Provinsi Bali untuk bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan jaring pengaman sosial. “Kami memberikan dukungan sepenuhnya untuk pembukaan kegiatan masyarakat secara bertahap, baik sosial maupun ekonomi. Namun tetap dilakukan pengawasan secara ketat untuk kegiatan yang akan dibuka tersebut dengan memberlakukan protokol kesehatan covid-19 yang ketat pula,” jelasnya.

Baca juga :  Ciptakan Pariwisata Aman di Masa Pandemi, Dispar Denpasar Terapkan Ini

Lebih lanjut Sugawa Korry menyebutkan jenis kegiatan yang akan dibuka agar dilakukan verifikasi terlebih dahulu apakah layak untuk dibuka. Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan agar tidak salah langkah dalam penerapan tatanan hidup era baru. “Saya setuju kegiatan pariwisata dibuka secara bertahap. Pertama lokal, selanjutnya nasional dan terakhir untuk mancanegara. Kegiatan yang akan dibuka harus diverifikasi secara ketat,” terang anggota dewan asal Desa Banyuatis, Banjar, Buleleng ini.

Baca juga :  Kalapas Tabanan Usulkan Tahanan Sidang “Online”

Sugawa Korry juga minta agar dilakukan pengecekan terhadap tempat wisata yang akan dibuka apakah sudah menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun serta protokol kesehatan lain, dan memberlakukan social distancing. “Jangan sampai lengah, dan lakukan evaluasi agar risikonya tidak ada,” tutupnya.

Sebelumnya Pemprov Bali menggelar upacara Pamahayu Jagat dalam rangka penerapan protokol tatanan hidup era baru di Bali bertepatan dengan Purnama Kasa pada Minggu (5/7/2020) di Pura Agung Besakih. Dua hari kemudian, Selasa (7/7/2020) dilanjutkan rapat yang diikuti bupati/walikota, Wakil Ketua DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar. Seluruh peserta sepakat secara resmi melaksanakan protokol tatanan hidup era baru mulai Kamis (9/7/2020). (wira)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini