Kejahatan Jalanan Merajalela, Giliran WNA Dijambret di Kuta Utara

0
13
Kejahatan Jalanan Merajalela,  Giliran WNA Dijambret di Kuta Utara
KORBAN JAMBRET- WNA yang diduga menjadi korban jambret saat melintas di Jalan Beraban, Banjar Taman, Kerobokan, Kuta Utara, Selasa (7/7/2020) sore. (DenPost/ist)

Kuta Utara, DenPost
Aksi kejahatan jalanan kian merajalela di wilayah hukum Polsek Kuta Utara. Di tengah wabah corona dan keterpurukan ekonomi akibat menurunnya kunjungan wisatawan, warga terus diteror dengan aksi penjambretan. Bahkan dalam waktu sepekan terakhir ini, dua wanita jadi korban jambret. Sejuah ini polisi belum mampu melacak keberadaan sang jambret.

Setelah kasus jambret yang menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT), Putu Rahayoni (36), pada Rabu (1/7/2020) malam, aksi serupa menimpa seorang warga negara asing (WNA). Kasus ini diunggah di media sosial, sehingga cepat viral. Video mengenai musibah yang dialami Alena Kartaeva (27) asal Rusia itu beredar luas di akun media sosial.. Sambil menangis, dia diduga menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Beraban, Banjar Taman, Kerobokan, Kuta Utara, pada Selasa (7/7/2020) sore. Korban kehilangan HP yang dirampas seorang pria mengendarai Yamaha N-Max hitam.

Polsek Kuta Utara enggan memberikan keterangan terkait maraknya aksi kriminalitas yang belakangan terjadi di wilayah itu. Bahkan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Andro Yoan Elim tak memberikan jawaban saat dimintai konfirmasi.

Baca juga :  Optimalisasi Uji Swab, Bali Minta Difasilitasi Pusat

Menurut sumber polisi, kasus jambret yang dialami wanita yang menginap di Vila Subali, Kerobokan, itu terjadi sekitar pukul 15.30. Dia kehilangan iPhone 11 seharga Rp20 juta. Kronologinya, berawal saat korban berjalan kaki dari Villa Subali menuju tempat makan di Jalan Beraban. Baru beranjak sekitar 100 meter, tiba-tiba seseorang menepuk punggung korban dengan keras. Dia akhirnya kaget hingga hampir jatuh. Orang tak dikenal itu lalu merampas iPhone korban, lantas kabur. Warga sekitarnya membantu mengejar penjambret, tapi tak berhasil karena karena motor lari kencang.

Baca juga :  1 Juli, Pencetakan Dokumen Adminduk Gunakan Kertas HVS Putih

Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens Haselo Raja Mangapul mengatakan bahwa pihaknya memang mendapat laporan tentang kasus penjambretan yang menimpa seorang WNA di Kerobokan, Kuta Utara itu. “Kami tahu kasusnya juga dari media sosial. Kami harus dalami informasi itu. Sedangkan korban baru tadi (Rabu sore) melapor,” tegas Kasat Reskrim, Rabu (8/7/2020).

AKP Laorens telah memerintahkan anggotanya menyebar dan siaga di lokasi-lokasi rawan kriminal di wilayah Kuta Utara. Pihaknya juga mengejar penjambret dan memmintai keterangan korban.

Baca juga :  Sambil Bagi-bagi Takjil, Dit. Lantas Polda Bali Imbau Warga Tak Mudik 

“Anggota saya telah siaga. Bila perlu akan kami lalukan tindakan tegas. Ya belakangan ini ada dua kasus jambret di Kuta Utara yang belum berhasil kami ungkap. Meski demikian, kami akan terus lakukan penyelidikan hingga pelakunya tertangkap,” tegas perwira polisi asal Papua ini. (yan)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini