Penyerahan Aset PDAM Senilai Rp 86 M Terkendala Perda

0
8
Penyerahan Aset PDAM Senilai Rp 86 M Terkendala Perda
TINJAU IPA - Pansus IX DPRD Kota Denpasar, saat meninjau IPA Waribang, Kamis (9/7/2020).

Kesiman, DenPost

Bantuan Pemerintah Pusat berupa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Waribang, reservoir, pipa dan pemasangan filter, hingga kini belum bisa diserahkan kepada Pemkot Denpasar. Hal ini terkendala belum disahkannya rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penyertaan modal pemerintah daerah. Karena itu, Pansus IX DPRD Kota Denpasar akan berupaya mempercepat pembahasan ranperda penyertaan modal ini.

Itu disampaikan Ketua Pansus IX, IGM Wira Namiartha, di sela-sela kunjungan ke IPA Waribang, Kamis (9/7/2020). Dalam kunjungan itu, rombongan anggota Dewan diterima Dirut Perumda Tirta Sewaka Dharma, IB Gede Arsana, didampingi Direktur Teknik, I Putu Yasa dan Direktur Administrasi Umum dan Keuangan, Ni Putu Sri Utami. Selain IGM Wira Namiartha, juga hadir Wakil Ketua Pansus IX, I Kompyang Gede, serta sejumlah anggotanya.

Baca juga :  Selama Covid-19, Pengaduan Soal Ketimpangan BLT Mendominasi

Ketua Pansus IX, IGM Wira Namiartha mengatakan, tujuan kunjungan ke IPA Waribang untuk melihat beberapa aset bantuan Pemerintah Pusat yang hingga kini belum bisa dihibahkan ke Perumda Tirta Sewaka Dharma. Pasalnya usulan penyerahan aset itu harus disertai dengan dasar hukum, yaitu perda.  Karena itu, pihaknya akan berupaya akan segera merampungkan pembahasan ranperda penyertaan modal ini. ‘’Aturannya penyerahan dari pusat baru bisa dilakukan ketika sudah ada perda. Kami pacu teman-teman pansus agar pembahasannya dipercepat. Setelah ini kami akan rapat dengar pendapat dulu dengan eksekutif untuk penyempurnaan. Namun karena bulan ini agendanya cukup padat,  mudah-mudahan bulan depan sudah bisa diparipurnakan,’’ kata Wira Namiartha.

Baca juga :  Banjar Balun Bagikan 400 Sembako

Direktur Teknik Perumda Tirta Sewaka Dharma, I Putu Yasa, membenarkan jika hingga kini masih ada aset senilai Rp 86 miliar yang belum diserahkan Pemerintah Pusat kepada Pemkot  Denpasar, serta belum dihibahkan ke Perumda Tirta Sewaka Dharma. Aset tersebut berupa IPA Waribang, pipa, bangunan reservoir dan bangunan fisik di Belusung. ‘’Penyerahan aset dari pemerintah pusat ke Pemkot Denpasar, baru bisa dilakukan setelah ada perda penyertaan modal ini. Karena usulannya harus disertai dengan perda  sebagai dasar hokum,’’ katanya, seraya menyebut perda penyertaan modal ini mendesak dirampungkan.  (105)

Baca juga :  Penukaran UPK Rp75 Ribu Dijatah Satu Per Orang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini