Tahap Pertama Tatanan Kehidupan Era Baru, Ini Kata Koster

0
6
Tahap Pertama Tatanan Kehidupan Era Baru, Ini Kata Koster
MOBIL KUNO - Gubernur saat melepas pawai mobil kuno serangkaian penerapan tatanan kehidupan era baru.

Sumerta Klod, DenPost

Pawai mobil kuno menandai penerapan tatanan kehidupan era baru yang dicetus Pemerintah Provinsi Bali. Dipimpin Wakil Gubernur Bali, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, rombongan dilepas Gubernur Bali, Wayan Koster pada Kamis (9/7/2020) di Kantor Gubernur Bali, Sumerta Klod, Denpasar.

Koster menyebutkan, pada tahap pertama ini, kegiatan masyarakat yang dibuka hanya diberlakukan di wilayah Bali. “Kita berharap, tahapan pertama ini bisa berjalan dengan baik, lancar, sukses dan mendapat dukungan dari semua pihak, dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca juga :  Tingkatkan Produktivitas Pekerja, DTKSK Denpasar Sosialisasikan Ini

Koster menyebutkan, akan ada evaluasi dalam setiap tahapan tatanan kehidupan era baru. Agar tahapan dapat berlanjut ke tahap berikutnya, Koster menyebutkan partisipasi masyarakat yang disiplin menerapkan protokol menjadi penentunya.

Selain disiplin, dia juga mengajak masyarakat untuk berdoa memohon kelancaran kepada kepada Tuhan, agar penyebaran virus dapat dikendalikan. “Dengan seizin Hyang Widhi Wasa, betara betari, sesuhunan di Bali, saya resmikan penerapan tatanan kehidupan era baru, astungkara berjalan dengan baik. Selamat beraktivitas,” ujarnya.

Baca juga :  Tempat Istirahat bagi Paramedis Sedang Diproses

Apabila berlangsung lancar, dengan asumsi tidak terjadi penambahan kasus positif yang signifikan, maka tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan skala yang lebih luas. Rencananya, tahap kedua dibuka pada 31 Juli 2020 dengan membuka kunjungan bagi wisatawan Nusantara .

Kemudian, tahap ketiga pada 11 September 2020 mulai dibuka kegiatan pariwisata dan membuka kunjungan bagi wisatawan mancanegara. Koster menambahkan, kebijakan ini telah disepakati oleh semua bupati dan walikota se-Bali.

Baca juga :  Satu Lagi, Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Meninggal

Maka dengan kata lain, kata dia, kesuksesan program ini juga menjadi tanggung jawab bupati dan walikota se-Bali. “Sudah ada tanggung jawab memimpin pelaksanaan tatanan kehidupan era baru di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini