Pengunjung ke Pantai di Sanur Kaja Dibatasi

0
6
Picsart 07 12 03.45.56
SEPI PENGUNJUNG – Kunjungan wisatawan di Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya, Minggu (12/7/2020) masih sepi.

Sanur, DenPost

Dimulainya tatanan kehidupan era baru (new normal) di sejumlah objek wisata di Bali oleh Pemrprov Bali, Kamis (09/7/2020), tak serta merta memberikan kebebasan masuk bagi pengunjung. Seperti kebijakan yang diberlakukan di pantai-pantai di wilayah Sanur Kaja.

”Kami masih memberlakukan pembatasan pengunjung wisatawan lokal maupun domestik berkunjung ke empat lokasi pantai yang ada di wilayah Desa Adat Sanur Kaja yakni Pantai Matahari yang diperbolehkan masuk 75 orang, Pantai Bangsal 75 orang, pantai depan Museum La Mayur 75 orang dan sebelah utara Pantai Matahari Terbit 75 orang,’’ kata Ketua Satgas Desa Adat Sanur, I Ketut Karsa, didampingi Sabha Desa Sanur Kaja, IB Alit Sudewa, Minggu (12/7/2020).

Baca juga :  Lagi, 1 Pasien Covid-19 di Denpasar Dinyatakan Meninggal

Karsa mengaku menyambut kehidupan era baru pariwisata dan mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Namun dalam penerapan kehidupan era baru ini, Satgas GR Desa Data Sanur tetap membatasi pengunjung, baik masyarakat yang ingin berolahraga maupun berwisata dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebab, Denpasar saat ini masuk zona merah penyebaran virus corona, sehingga masyarakat dan wisatawan yang ingin berwisata dan berolahraga ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya tetap dibatasi untuk mencegah kerumunan banyak orang.

Baca juga :  Jemput PMI, Tim Siapkan Bus dan APD

Selain membatasi pengunjung ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya, lanjut Karsa, pihaknya juga membatasi penumpang boat yang ingin ke Nusa Penida lewat dermaga penyeberangan di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Bangsal. Bila biasanya mengangkut penumpang 100 orang, kinj dibatasi 50 orang agar penumpang tidak berdesakan di boat. Begitu juga pelaksanaan upacara ngaben, pesertanya hanya dibolehkan 25 orang.

Karena kehidupan era baru pascapandemi virus corona ini belum berani membuka penuh kunjungan wisatawan dan masyarakat yang ada di empat titik Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya. ”Wisatawan lokal yang hendak berwisata dan beolahraga ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya wajib mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan jaga jarak dan pakai sanitaser. Kalau ada pengunjung yang melanggar aturan, kami tolak masuk,’’ jelas Karsa. (103)

Baca juga :  Sang Gede Sukawiyasa Jabat Kepala BNN Kota Denpasar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini