Togar Situmorang: Terapkan Prokes Secara Tertib

0
12
Togar Situmorang: Terapkan Prokes Secara Tertib

PROVINSI Bali resmi memulai tatanan hidup era baru pada Kamis (9/7/2020). Masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dengan menerapkan protokol tatanan hidup era baru. Pemprov Bali juga telah bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat yang terpukul. Berbagai upaya dilakukan pemerintah maupun masyarakat selama era itu, termasuk sektor pariwisata. Sektor pariwisata juga mesti mematuhi protokol kesehatan (prokes). Dengan demikian, para wisatawan harus ikut mengubah kebiasaan demi mencegah penularan covid-19 (virus corona).

Menurut pengamat kebijakan publik dan advokat ternama, Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., Minggu (12/7/2020) kemarin, untuk menyambut tatanan hidup era baru ini memang perlu persiapan matang seperti dalam bepergian dari luar untuk masuk Bali maupun sebaliknya. ‘Yang harus benar-benar diperhatikan adalah surat keterangan hasil pemeriksaan rapid test (tes cepat) orang-orang dari luar Bali. Jangan sampai ada orang yang membawa surat yang tidak benar. Jangan pula sampai ada seseorang yang membawa sekadar surat untuk memenuhi administrasi bepergian, karena masuk tindak pidana,” ungkap advokat yang masuk dalam Tim 9 Investigasi Komnaspan ini.

Dia menilai sektor pariwisata harus pertama dibangkitkan. Sektor ini berkelanjutan menjadi pilihan dan konsekuensi dari bagian pengembangan ekonomi setelah pandemi covid-19. ‘’Maka untuk ke depan, penguatan sektor pariwisata saat tatanan hidup era baru berpusat pada manusia,’’ beber pria yang juga disapa Panglima Hukum ini.

Baca juga :  Tahap Pertama Tatanan Kehidupan Era Baru, Ini Kata Koster

Togar Situmorang berharap masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Dalam setiap beraktivitas pada tatanan hidup era baru ini, warga mesti mengenakan masker atau pelindung wajah, menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk menjaga daya tahan tubuh.

‘’Kita tak tahu kapan pandemi ini akan berakhir? Oleh sebab itu, kita harus mampu melindungi diri masing-masing sesuai instruksi pemerintah. Kita harus hati-hati, jaga imun tubuh dengan minum vitamin, jaga jarak, perhatikan waktu dan cukup istirahat, olah raga teratur, makan yang sehat. Ingat kesehatan itu lebih penting. Kita juga berharap wabah virus ini segera sirna atau paling tidak segera ditemukan obatnya,” tandas Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Denpasar ini.

Baca juga :  Jabat Ketua HAPI Bali, ‘’Tang’’ Sebut Masalah Tanah Hambat Investasi di Bali

Sesuai disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, tatana hidup era baru dimulai pada 9 Juli lalu dengan pembukaan aktivitas khusus untuk masyarakat lokal. Tahap dua pada 31 Juli, aktivitas diperluas untuk sektor pariwisata khusus wisatawan nusantara (wisnu). Jika semua berjalan lancar, tahap ketiga dimulai pada 11 September nanti untuk wisatawan mancanegara (wisman). (yad)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini