Hendak Transaksi, Sindikat Penyelundup Penyu Dibekuk di Laut Serangan

0
4
Hendak Transaksi, Sindikat Penyelundup  Penyu Dibekuk di Laut Serangan

Kereneng, DenPost
Sindikat penyelundup penyu dibekuk aparat Subdit Gakkum Dit.Polairud Polda Bali, Sabtu (11/7/2020). Tujuh orang diamankan saat hendak transaksi di tengah laut tepatnya di perairan Serangan, Denpasar Selatan (Densel). Polisi juga mengamankan 36 penyu hidup.

Direktur Polairud Polda Bali Kombes Toni Ariadi Effendi, Minggu (12/7/2020) mengatakan ketujuh orang yang dibekuk itu merupakan jaringan penyelundup penyu. Mereka menangkap satwa dilindungi itu sengaja untuk diperjual-belikan. Pemesannya adalah seorang warga yang tinggal di daerah Serangan. “Mereka menyelundupkan penyu hijau yang baru ditangkap di laut. Kami menggerebek satu kapal penangkap ikan yang dinakhodai Muhalim bersama enam awak kapal,” tegasnya.

Kombes Toni menambahkan pere penyelundup tersebut lantas diinterogasi di Kantor Dit.Polairud Polda Bali. Mereka mengaku bahwa penyu-penyu tersebut ditangkap di Perairan Kerajakan, Banyuwangi, Jatim. Mereka hendak transaksi di Perairan Serangan dengan bandar besar penyelundup penyu bernama Muhayat. “Anggota kami masih memburu Muhayat. Dalam pengungkapan ini, kami mengamankan barang-bukti jukung bermesin tempel tiga unit 15 PK, dan 36 penyu hijau. Kasus ini masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” bebernya.

Baca juga :  Hasil Tes Swab Seorang Dosen Dinyatakan Reaktif, Kini Diisolasi

Para tersangka dijerat Pasal 21 Ayat 2 huruf (a) jo Pasal 40 Ayat 4 Undang-undang No.5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. “Kegiatan ini tidak bisa dibiarkan karena dapat merusak ekosistem dan kelangsungan hidup satwa-satwa yang dilindungi,” tegas Kombes Toni.

Setelah diamankan, ke-36 penyu sitaan tersebut akan ditangkarkan di BKSDA Denpasar, untuk selanjutnya dilepas-liarkan kembali. “Tujuh tersangka telah diproses dan kasusnya dikembangan. Kami masih memburu pemasok penyu itu yakni Muhayat,” beber Toni.

Baca juga :  Dua Orang di Padangsambian Diduga Positif Covid-19, Satgas Lakukan Monev

Sebelumnya, aparat Dit.Reskrimsus Polda Bali menggerebek warung makan di Jalan Bukit Hijau II No.1, Banjar Mekar Sari, Jimbaran, Kutsel, pada 24 Juni lalu. Polisi menangkap pemilik warung, I Wayan Kayun, lantaran menjual lawar dan sate penyu. Dari warung itu, polisi mengamankan puluhan penyu yang telah dicincang tersangka Kayun. “Ada informasi bahwa warung makan I Wayan Kayun menjual olahan daging penyu. Warung itu buka sejak lama dan diduga telah membantai ribuan penyu untuk dikomersilkan,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi saat itu. (yan)

Baca juga :  Hilang Kontak, Tim SAR Lacak Keberadaan KM Odyssey

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini