Wagub Buka Lomba Layang-layang, Bali Siap Terima Wisatawan

0
17
Wagub Buka Lomba Layang-layang,  Bali Siap Terima Wisatawan
BUKA LOMBA LAYANG-LAYANG - Wagub Bali Cok Ace membuka lomba layang-layang secara viryual di Beach Club Restoran Puri Santrian, Sanur, Minggu (12/7) kemarin. (DenPost/ist)

Sanur, DenPost
Pandemi covid-19 tak menghalangi para rare angon (pecinta layang-layang) menyalurkan hobi dan kreativitas. Didukung Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali, mereka menggelar lomba layang-layang secara virtual pada Minggu (12/7/2020).

Lomba yang dilangsungkan di Beach Club Restoran Puri Santrian, Sanur, ini dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Bali Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace). Lomba ini merupakan salah satu wujud Bali menerapkan tatanan hidup era baru. “Mari kita tunjukkan pada dunia luar bahwa Bali dengan pesona keindahan alamnya siap menerima wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” tegasnya.

Terlibatnya pecinta layang-layang lintas pulau, juga menjadi media untuk membangun jejaring antardestinasi. Lebih kompleks dari hal itu, antusiasme peserta lomba juga menjadi potensi wisatawan lokal yang tak kalah dengan potensi wisatawan nusantara dan mancanegara. Sayang, kata Cok Ace, potensi wisatawan lokal selama ini cenderung terabaikan. “Sambil menunggu kedatangan wisatawan nusantara dan mancanegara, potensi wisatawan lokal harus menjadi perhatian untuk kita garap di tengah situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir ini. Istilahnya deglobalisasi dari kita dan untuk kita,” urai Wagub.

Baca juga :  Pelajar SMP Di Denpasar Tetap Belajar dari Rumah

Apresiasi juga diutarakan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, secara daring. Menurutnya, lomba layang-layang virtual ini menjadi media bagi para rare angon untuk berkreasi. “Meskipun kita masih harus berjuang melawan pandemi, kreativitas tak boleh mati,” pungkasnya.

Kadek Suprapta Meranggi, selaku penggagas acara, menyampaikan bahwa lomba virtual ini merupakan kali kedua. Lomba season 1.0 yang mengusung tema ‘’Rare Angon Vs Covid-19’’ sebelumnya dilaksanakan pada 31 Mei 2020 dengan jumlah 155 peserta. Pria yang lebih dikenal dengan nama Deck Sotto ini menambahkan tema lomba kali ini adalah ‘’Celepuk Vs Kupu-Kupu’’ yang diikuti 380 peserta. Sebagai penggemar layang-layang, Deck Sotto berupaya agar tradisi ini tidak punah, terlebih dalam keterbatasan ruang ekspresi di tengah pandemi covid-19. “Pada situasi normal, lomba seyogianya dilaksanakan di lapangan dengan banyak orang. Tapi di tengah pandemi, hal itu tak memungkinkan untuk dilaksanakan. Akhirnya saya menggagas lomba secara virtual,” tegasnya.

Baca juga :  Gas Macet, Pemotor Lepaskan Motor ke Tukad Anggabaya

Deck Sotto juga menyebutkan musim layang-layang berdampak positif untuk menggerakkan ekonomi Bali. Salah satunya, permintaan layangan siap terbang cukup banyak. Sedangkan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), Ida Bagus Sidartha, mengaku bangga menjadi bagian dari kegiatan ini. Pembukaan lomba layang-layang virtual ini ditandai dengan penaikan layang-layang secara simbolis oleh Wagub. Acara juga dimeriahkan fashion show bertema layang-layang yang digelar di tepi Pantai Sanur. (wir)

Baca juga :  Satpol PP Bubarkan Kerumunan Ojol dan Pemain Catur di Jl. Kaliasem

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini