Bali Masuki Era Baru, BP Jamsostek Belum Pasang Target Kepatuhan

0
7
Bali Masuki Era Baru, BP Jamsostek Belum Pasang Target Kepatuhan
Kepala Kantor Wilayah BP Jamsostek Bali-Denpasar, Mohamad Irfan

Sumerta, DenPost

Diterapkannya tatanan kehidupan era baru oleh Pemerintah Provinsi Bali, menjadi udara segar bagi pergerakan ekonomi di Bali. Kendati aktivitas yang dibuka sementara hanya lokal Bali saja.

Terhadap kondisi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek Bali-Denpasar menyambut baik dan turut mendukung program pemerintah itu. Pelayanan di kantor cabang juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Kantor Wilayah BP Jamsostek Bali-Denpasar, Mohamad Irfan mengakui, pandemi berdampak signifikan terhadap penurunan pembayaran iuran hingga penurunan kepesertaan. Itu ditandai banyaknya perusahaan yang mengajukan relaksasi.

Baca juga :  Dikawal Pentolan Partai, Amertha Jalan Kaki ke KPU

“Ada mengajukan keringanan pembayaran iuran, keringanan pembayaran denda, ada yang juga minta penghapusan iuran. Itu semua kita laporkan ke kantor pusat, dan saat ini sedang digodok apakah akan ada relaksasi,” ungkapnya ditemui di kantornya, Senin (13/7/2020).

Saat Bali memasuki era baru, dia mengaku belum pasang target peningkatan kepatuhan pembayaran iuran, sembari menunggu ekonomi normal kembali. “Penegakan hukum tidak dilakukan secara masif, kita dorong edukasinya,” sambung Irfan.

Baca juga :  Lagi, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan wujud empati pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat di masa pandemi. Selain tidak dapat bekerja, tidak sedikit masyarakat yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kendati begitu, pelayanan kepada masyarakat diupayakan tetap optimal. Selama pandemi, Irfan menyebutkan pihaknya cukup banyak melayani pengajuan klaim, khususnya program Jaminan Hari Tua (JHT). Periode tahun 2020 hingga Juni, BP Jamsostek telah memenuhi klaim JHT sebanyak Rp 218 Miliar.

Baca juga :  Tangani Gejolak Penolakan Hare Krishna, PHDI Kedepankan Dialog

Dalam melayani peserta, dia tegas mengatakan BP Jamsostek disiplin menerapkan protokol kesehatan yang disebut Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik).

Irfan berharap, pandemi segera berakhir dan perekonomian kembali bergerak normal. Harapan itu, kata dia, bermuara kepada perlindungan hak peserta untuk dapat menerima manfaat program BP Jamsostek. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini