Distan Vaksin Anjing Liar di Pantai Matahari Terbit

0
6
Distan Vaksin Anjing Liar di Pantai Matahari Terbit
DITULUP – Dokter hewan dari Dinas Pertanian Kota Denpasar memvaksin anjing dengan cara ditulup, di Pantai Matahari Terbit, Desa Sanur Jaka, Denpasar Selatan, Senin (13/7/2020).

Sanur, DenPost

Dinas Pertanian Kota Denpasar melalui tim rabies melakukan vaksinasi serentak hewan penular rabies (HPR) di kawasan wisata Pantai Matahari Terbit, Desa Sanur Kaja, Senin (13/7/2020).

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Gede Ambara Putra, mengatakan, vaksin yang dimulai dari Selasa (7/7/2020) menyisir khusus anjing liar atau diliarkan di pesisir pantai di Sanur. Vaksin HPR dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan guna dapat menurunkan angka rabies di kawasan Denpasar saat padeni virus corona ini. ”Kami sementara tidak melakukan kegiatan vaksin ke banjar untuk mengurangi berkumpul warga guna menghindari penularan virus corona,’’ kata Ambara Putra.

Baca juga :  Gelar Konser di Tengah Pandemi, Wagub Minta EO Lakukan Ini

Dikatakan pula, bila ada permintaan dari masyarakat, tim rabies Kota Denpasar akan menyambangi warga atau banjar yang membutuhkan vaksin. Ia bersama tim dokter hewan terus menyisir anjing liar atau diliarkan pemiliknya yang belum divaksin. Di samping memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir agar tidak melepasliarkan anjing peliharaannya. ’’Kita bersama tim dokter hewan bekerja ekstra keras untuk menyelasaikan vaksinasi terhadap anjing yang dipelihara maupun liar agar Denpasar terbebas dari penyakit rabies,’’ katanya.

Baca juga :  Tutup Bulan Bung Karno, Koster Puji Kreativitas Pelajar di Masa Pandemi

Distan Denpasar juga menekan populasi anjing. Kegiatan ini bekerjasama dengan Yayasan BAWA dan Sepa Bhuana sehingga populasi anjing menurun drastis. Selain melakukan sterilisasi, pihaknya juga melakukan eliminasi sejumlah anjing secara selektif atas permintaan warga dan kaling/kadus di masing-masing desa/kelurahan. ”Kami tidak berhenti melakukan vaksinasi terhadap anjing belum divaksin agar tidak ada kasus gigitan anjing rabies seperti terjadi di daerah lain. Kalau ada anjing masyarakat yang belum divaksin silakan datang ke kantor Dinas Pertanian dan dokter hewan siap memvaksin,’’ ucapnya.

Baca juga :  Jerinx Dijadwalkan Sidang pada 10 September

Ambara Putra berharap, masyarakat memiliki kesadaran memvaksin anjing pelaiharaannya agar tidak terjangkit penyakit rabies. Apalagi vaksin yang diberikan gratis dan petugas bisa langsung datang ke rumah warga atau sebaliknya masyarakat datang ke Kantor Distan. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini