Anggaran Proyek Ditunda, Dinas Perkim Fokus Pelihara Taman

0
9
Anggaran Proyek Ditunda, Dinas Perkim Fokus Pelihara Taman
TATA TAMAN - Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Denpasar fokus menata dan memelihara taman yang ada karena anggaran proyek pembangunan taman Susastra Rp 3,9 miliar di kawasan Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar ditunda.

Lumintang, DenPost

Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Denpasar fokus penataan dan pemeliharaan taman yang ada. Pasalnya, satu-satunya proyek pembangunan taman Susastra di areal Gedung Sewaka Dharma (GSD) senilai Rp 3,9 milar ditunda karena dialihkan untuk penanganan pandemi virus corona.

Kabid Pertamanan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan dan Pertanahan Kota Denpasar, IA Widhiyanasari, Selasa (14/7/2020) mengatakan, pemeliharaan taman hanya berupa menanam bibit tanaman. Anggaran penataan taman di Kota Denpasar tahun 2020 ini seharusnya Rp 6,7 miliar dialokasikan untuk pengerjaan  fisik penataan Taman Susastra Rp 3,9 miliar, pembibitan tanaman hias dan pemeliharaan Rp 1,3 miliar dan operasional sarana prasarana Rp 1,3 miliar. ”Kami tahun ini seharusnya mendapat satu proyek penataan taman Susastra di GSD. Karena situasi seperti saat ini, proyek penataan taman tersebut ditiadakan dalam waktu yang tidak ditentukan,’’ kata Widhiyanasari.

Baca juga :  Pilkada di Masa Pandemi, KPU-Polda Tingkatkan Sinergi

Dia mengajak masyarakat ikut menjaga dan memelihara taman yang sudah ada di telajakan masing-masing atau kawasan Kota Denpasar. Dikatakannya, penataan taman beserta tanaman hias sangat mahal dan masyarakat ikut merasa memiliki. Apalagi Denpasar tahun 2019 masuk 10 besar kota terbersih udaranya di dunia berkat taman maupun pohon perindang yang ada. Denpasar menjadi juara Kota Layak Anak (KLA) berkat penataan taman yang ada di setiap tempat permainan anak-anak yang disediakan Pemkot Denpasar. ”Prestasi dan keberhasilan yang diraih  Kota Denpasar bukan hanya kerja Dinas Perkim dan Pertanahan, melainkan seluruh komponen masyarakat Denpasar yang peduli terhadap kebersihan lingkungan,’’ katanya.  (103)

Baca juga :  Anak-anak Keranjingan Gadget Pun Perlu Diterapi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini