Digitalisasi Penataan Kota, Wagub Ingatkan Ini

0
6
Wagub Sosialisasikan Tatanan Kehidupan Era Baru kepada India
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

Sumerta Klod, DenPost

Digitalisasi merupakan keniscayaan seiring perkembangan teknologi. Khususnya saat pandemi covid-19, mau tidak mau digitalisasi harus dipercepat untuk mengisi pembangunan daerah. Pada saat yang sama, kemajuan itu harus berkolaborasi dengan kearifan lokal.

Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Bali, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Senin (13/7/2020) dalam webinar Online Advisory Meeting Happy Digital City. Memandang perekonomian Bali yang digerakkan sektor pariwisata, Wagub mengingatkan masih ada ketimpangan ekonomi.

Baca juga :  Lagi, Denpasar Tambah 11 Kasus Positif Covid-19

“Misalnya antara daerah kota (urban) dengan desa. Di samping itu, Bali juga menghadapi tantangan akibat faktor lingkungan dan budaya yang mengalami tekanan,” ujar pejabat yang juga guru besar di ISI Denpasar itu. Kondisi ini, turut menjadi indikator kebahagiaan masyarakat.

Sebab menurutnya, indikator kebahagiaan tidak cukup diukur dari tingkat pendidikan, kesehatan dan ekonomi, tetapi diukur dengan tingkat keterhubungan manusia dengan unsur lainnya, seperti nilai dalam konsep Tri Hita Karana. Maka, kearifan lokal penting dipertimbangkan.

Baca juga :  Soal Fenomena Mengaku Raja, Ini Kata Panglingsir Puri Pamecutan

“Lebih banyak orang yang saling berkolaborasi untuk mengembangkan sinergitas Teknologi-Budaya ini, sehingga melahirkan calon-calon urban designer yang lebih baik di masa depan,” katanya.

Wagub menyebutkan program semacam ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah selaku stakeholder perencana atau urban designer. Selain itu, pihak swasta, misalnya pihak pengembang dan perencana tata kota juga bisa menjadi pengguna program Happy Digital Cities. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini