Pantai Sindu Masih Sepi Pengunjung

0
8
Pantai Sindu Masih Sepi Pengunjung
SEPI PENGUNJUNG – Objek wisata Pastai Sindu pascadibukanya kehudupan era baru (new normal) masih sepi pengunjung wisatawan lokal maupun domestik, Kamis (16/07).

Sanur, DenPost

Pascadibukanya kehidupan baru sejumlah objek wisata di Bali 9 Juli 2020, Pantai Sindu, Sanur masih sepi pengunjung baik warga lokal maupun wisatawan. Bahkan, ada beberapa warung makanan atau cendera mata buka sepi pembeli.

Salah seorang pedagang di Pantai Sindu, Ni Ketut Kelo asal Banjar Taman Sari Sanur mengatakan, kunjungan ke pantai sudah dibuka, namun pengunjung sepi sehingga berimbas ke warung makanan dan cendera mata tidak dapat jualan karena tidak ada berbelanja. ”Saya dari pagi sampai sore buka warung hanya dapat berjualan Rp50 ribu.’’ kata Kelo, Kamis (16/07/2020).

Dia berharap, kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara bisa pulih kembali seperti sebelum ada virus corona melanda dunia dan Bali khususnya. Sepinya pengunjung ke pantai Sindu dan sekitarnya sangat dirasakan karena mematikan roda perekonomian selama 4 bulan lebih. ”Saya hanya menggantungkan hidup dari buka warung di pantai. Kalau tidak dapat berjualan otomatis kebutuhan sehari-hari tidak bisa dipenuhi,’’ ujarnya.

Baca juga :  Penanggulangan Covid-19, Bantuan Berbagai Pihak Bermunculan

Hal senada juga disampaikan pemilik warung lainnya Ni Made Sari. Menurut dia, sejak ditutupnya Pantai Sindu dari kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara semua pedagang kelimpungan. Penghasilan dari berjualan dipakai menghidupi keluarganya. ”Kalau situasi masih seperti sekarang ini, saya tidak bisa berbuat banyak. Bukan saya saja yang mengalami seperti ini, tapi semua pedagang juga sama,’’ ucapnya.

Hasil pantauan tempat wisata Pantai Sindu sepi pengunjung. Meski pemerintah Provinsi Bali telah membuka pariwisata, khususnya bagi masyarakat lokal, namun kawasan pantai berpasir putih itu masih tampak lengang. Biasanya dari pagi sampai pukul 12.00 baru ada 50 pengunjung ke pantai. ”Kami bisa menghitungnya dari tiket parkir yang telah diambil pengunjung,” kata petugas tiket parkir, I Ketut Sudarsa diamini Nyoman Nik Wiyasa.

Baca juga :  Soal Hubungan Dengan Tiongkok, Begini Kata Gubernur Bali

Sudarsa mengaku, pengunjung Pantai Sindu lebih banyak duduk di atas pasir. Ada yang berjemur sambil melepas kepenatan setelah 4 bulan tidak keluar rumah. Jasa menyewakan ban plastik untuk berenang juga ada, namun tidak banyak pengunjung yang berminat. Kano biasanya ramai sebelum pandemi Covid-19, sekarang masih belum dibuka. ”Pengunjung yang datang ke Pantai Sindu tidak semuanya berwisata melainkan banyak melakukan perjalanan ke Nusa Lembongan,” jelasnya.

Baca juga :  Peserta Alami PHK, BP Jamsostek Sediakan Pelatihan Kerja

Nik Wiyasa menambahkan, setiap pengunjung memasuki areal Pantai Sindu diwajibkan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Tempat wisata ini juga menyiapkan hand sanitizer guna mencegah penularan virus corona. ”Pengunjung diwajibkan memakai masker dan kalau tidak pakai masker kami tidak mengizinkan masuk areal pantai. Semua itu syarat dalam menjalankan tatanan kehidupan era baru atau new normal,” cetusnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini