Gubernur Koster Terbitkan Perda Penguatan dan Permajuan Kebudayaan

0
8
Gubernur Koster Terbitkan Perda  Penguatan dan Permajuan Kebudayaan
TANDA TANGANI PERDA - Gubernur Bali Wayan Koster menandatangani Perda No.4 Tahun 2020 tentang perlindungan dan pemajuan kebudayaan Bali di Bale Karangasem, Museum Bali, Desa Dangin Puri, Denpasar, Kamis (16/7) kemarin. (DenPost/ist)

LANGKAH Gubernur Bali Wayan Koster melindungi kebudayaan Bali semakin mantap. Hal itu diwujudkannya dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2020 tentang perlindungan dan pemajuan kebudayaan Bali. Perda itu diresmikan pada Kamis (16/7/2020) kemarin di Bale Karangasem, Museum Bali, Desa Dangin Puri, Denpasar.

Dalam peresmian itu, Gubernur Koster menyebutkan kebudayaan merupakan aspek fundamental yang dimiliki Bali, sehingga penting dilindungi untuk mempertahankan keberadaannya. “Kebudayaan Bali yang unik dan mempunyai nilai yang tinggi dan luhur yang diwariskan leluhur dan dilaksanakan setiap generasi masyarakat Bali secara turun-temurun, perlu dikuatkan dan dimajukan sesuai visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tegasnya.

Gubernur menambahkan terdapat 19 objek yang diatur dalam penguatan dan pemajuan kebudayaan ini yaitu kearifan lokal, ritus, benda sakral, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, pengobatan tradisional, tradisi lisan, manuskrip, dan situs. Objek lainnya, adat istiadat, seni, arsitektur tradisional, bahasa dan aksara, permainan rakyat, olahraga tradisonal, kerajinan, desain, busana, dan boga. Objek penguatan dan pemajuan kebudayaan ini bersumber dari warisan budaya asli Bali, budaya serapan, dan/atau hasil kreasi baru masyarakat Bali.

Baca juga :  Penyelundup 8 Kg Ganja Terancam Hukuman Mati

Dalam mewujudkan tujuan itu, ruang lingkup peraturan daerah ini secara komprehensif mengatur 15 aspek. Aspek itu yakni objek penguatan dan pemajuan kebudayaan, penguatan dan pemajuan, tugas dan wewenang, majelis kebudayaan Bali, ekosistem kebudayaan, dan apresiasi budaya. Lainnya, Pesta Kesenian Bali (PKB), Jantra Tradisi Bali, Festival Seni Bali Jani, Perayaan Kebudayaan Dunia, penghargaan, peran aktif masyarakat, sarana dan prasarana, pendanaan, dan sanksi.

Baca juga :  Emosi, Pria Asal Angantaka Pukul Supir Truk dengan Palu

“Perda Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini merupakan wujud komitmen yang kuat dan konsisten Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Bali dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kehidupan krama (warga) dan gumi (pulau) Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala,” imbuhnya. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Adnyana beserta sejumlah praktisi budaya. (wira)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini