Ini Jumlah Anjing Liar yang Divaksin di Denpasar

0
9
Ini Jumlah Anjing Liar yang Divaksin di Denpasar
VAKSIN ANJING – Salah seorang dokter hewan dari Dinas Pertanian Kota Denpasar sedang melakukan vaksin anjing peliaraan warga yang tinggal dekat Pantai Sekuta Sanur, Jumat (17/07).

Sanur, DenPost

Mencegah penularan rabies, Dinas Pertanian Kota Denpasar selama empat hari memvaksin 722 anjing liar di objek wisata Pantai Matahari Terbit sampai ke Pantai Sekuta Sanur, Jumat (17/07)

”Kami bersama tim dokter hewan dan pegawai Dinas Pertanian Kota Denpasar gencar melakukan vansin dengan jemput bola terhadap anjing liar atau yang dipelihara di pesisir pantai Matahari Terbit sampai ke Pantai Sekuta,’’ kata Kadis Pertanian Kota Denpasar, Ir. I Gede Ambara Putra, didampingi Kasi Kesehatan Hewan, dr. IA Made Marrtini.

Ambara mengaku, setiap hari rata-rata 75 ekor anjing liar divaksin agar tubuhnya kebal dari serangan virus penyakit rabies. Sedangkan sterilisasi dan kastrasi yang dilakukan terhadap anjing peliharaan di pesisir untuk melakukan kontrol terhadap populasi agar tidak berkembang biak terlalu banyak. ”Kami hanya melakukan vaksin anjing liar atau diliarkan masyarakat. Kalau ada anjing peliharaan masyarakat yang belum divaksin dapat langsung membawa anjing di mana petugas Distan melakukan vaksin di pesisir pantai untuk menghindari kerumunan,’’ ujar Ambara Putra.

Baca juga :  Kini, Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Miliki Control Room Dharma Negara Niyatatirta

Ambara Putra mengimbau, masyarakat luar Kota Denpasar, terutama dari kabupaten lain yang membawa anjing peliharaan ke Denpasar segera melaporkan ke Dinas Pertanian untuk mendapatkan vaksin. Sebab, kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) khususnya anjing yang terjadi di kabupaten lain masih ada sehingga tidak menyebar ke Denpasar. Meskipun Denpasar bebas penyakit rabies sejak tahun 2017, namun gangguan masih tetap ada jika tidak terus menerus dilakukan edukasi terhadap masyarakat.

Baca juga :  Soal Kuliah Daring, Dosen Diminta Sesuaikan Aplikasi

”Kami intensifkan memvaksin anjing liar atau diliarkan yang ada di pesisir pantai atau pantai perbatasan Denpasar dengan Kabupaten Gianyar di Pantai Tangtu, Desa Kesiman Kertalangu karena rentan tertular penyakit raies. Kalau anjing liar dan diliarkan divaksin secara rutin dapat memperkebal tubuh anjing agar tidak mudah terserang rabies,’’ ucap Ambara Putra.

Disinggung penyebaran virus rabies di Kota Denpasar, Ambara Putra menjelaskan, hingga Jumat (17/07/2020) ini tidak ada alias nihil penyakit rabies. Mewujudkan bebas penyakit rebies tahun ini, pihaknya akan mengintensifkan vaksin dengan mendatangi rumah warga jika ada permintaan. Dengan demikian, anjing peliharaan masyarakat tidak tertular rabies lagi. Selain meminta warga rutin memvaksin anjing baik ke kantor Dinas Pertanian maupun dokter hewan swasta.

Baca juga :  Bahas Masalah Ini, Rapat Disdik Berlangsung Tertutup

”Kami berharap masyarakat aktif melaporkan anjing peliharaan ke Dinas Pertanian agar dapat penanganan secara kontinyu guna mencegah lebih dini menularnya kembali penyakit rabies di Denpasar. Berkat kesadaran masyarakat memvaksin anjingnya secara rutin dapat mencegah menularnya penyakit rabies selama 5 tahun,’’ tandasnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini