Oknum TNI Jadi Bandar Narkoba

0
21
Konsep Otomatis
DITANGKAP-Dalam kurun waktu dua pekan terakhir anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap 16 tersangka penyalahguna narkoba.

Padangsambian, DenPost

Oknum anggota TNI, Agung (32) berpangkat Praka (Prajurit Kepala) ditangkap aparat Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar karena menjadi bandar narkoba. Ironisnya, prajurit yang tinggal di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan itu membawa langsung kiloan paket ganja itu ke Denpasar dari wilayah Jember, Jawa Timur.

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, dari tangan tersangka Agung, diamankan sisa ganja yang telah diedarkan dengan berat hampir setengah kilo. “Kami juga menangkap jaringan tersangka Agung, yakni Miftahul (28). Agung berperan sebagai bandar, sedangkan Miftahul sebagi kurir. Kami masih melakukan pengembangan,” bebernya, didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Michael Hutabarat, Jumat (17/7).

Baca juga :  Kepengurusan Golkar Badung Rontok, Kader Akui Akan Tetap Gunakan Hak Pilih

Kasus peredaran ganja tersebut terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Awalnya ada informasi tentang maraknya peredaran ganja di Jalan Pulau Moyo, Densel. Kemudian petugas lantas melakukan penyelidikan. “Anggota Satuan Sat. Resnarkoba Polresta melakukan penyanggongan beberapa hari di lokasi yang diinformasikan. Lalu pada Senin, (17/7) sekitar pukul 16.40 anggota kami melihat dua orang yang gerak-geriknya mencurigakan,” bebernya.

Kemudian kedua orang tersebut ditangkap dan digeledah. Petugas menemukan satu paket klip berisi ganja di saku depan celana pendek jeans salah satu tersangka yakni Agung. Kemudian setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali menemukan barang bukti ganja di dua lokasi. Yakni di salah satu kos di Jalan Taman Pancing, Densel 18 plastik klip dalam kresek hitam. Dan di Jalan Raya Pemogan, Densel 2 plastik klip ganja. “Tersangka Agung mengaku membeli ganja dari orang bernama Bonex di Jember. Lalu di Denpasar, tersangka menyuruh Miftahul mengedarkan kembali,” beber Kombes Avitus.

Baca juga :  Satgas Putuskan Pembelajaran Daring SMA/SMK Diperpanjang

Prajurit yang berdinas di Jember, Jawa Timur ini, saat ini masih menjalani pemeriksaan di Denpom IX/3 Denpasar. Tersangka Agung terkena desersi di kesatuannya. “Barang bukti yang diamankan 21 plastik klip berisi ganja dengan berat 427,51 gram. Dan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) UU.RI.No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak 8 milyar,” bebernya.

Baca juga :  Pipa PDAM Bocor, Warga Peguyangan Diminta Tak Panik

Selain itu, sambung Kombes Avitus, dalam kurun waktu dua pekan terakhir anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap 16 tersangka penyalahguna narkoba lainnya. “Rata-rata para tersangka mengaku berbisnis narkoba karena masalah ekonomi,” tegasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini