Data Warga Meninggal Masih Muncul Di Daftar Pemilih, Ini Kata KPU

0
10
Picsart 07 17 07.42.28
SOSIALISASI DARING - KPU Karangasem, saat menggelar sosialisasi pemutahiran data pemilih jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karangasem, 9 Desember 2020, secara daring, Jumat (17/7/2020).

Amlapura, DenPost

Serangkaian dalam sosialisasi pemutahiran data pemilih jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karangasem, 9 Desember 2020, KPU Karangasem menggelar sosialisasi secara daring, Jumat (17/7/2020).

Dalam sosialisasi yang diikuti seluruh lapisan masyarakat, muncul pertanyaan dari salah satu warga terkait nama warga yang telah meninggal kerap muncul sebagai data pemilih.

Pertanyaan tersebut, disampaikan Bendesa Adat Ngis, Kecamatan Abang, Karangasem, I Kadek Susila. “Padahal warga tersebut telah meninggal lama. Namun, masih saja tercantum sebagai data pemilih,” ungkap Susila. Lebih lanjut, iapun mempertanyakan mengenai cara untuk mengantisipasi hal tersebut, agar tak terjadi dalam Pilkada 2020 ini.

Baca juga :  Ditindak Karena Tak Bermasker Saat Nyetir, Warga Protes

Menanggapi hal ini, narasumber sosialisasi yang juga Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John, menuturkan sepanjang pihak keluarga belum mengurus akta kematian di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sepanjang itu nama warga tersebut akan muncul di data pemilih. “Sehingga peran serta keluarga dalam mengurus atau melaporkan ke dinas terkait sangat diperlukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan dalam proses pemutahiran data yang saat ini tengah berjalan, jika petugas tidak bisa bertemu warga yang akan didata secara langsung, pihaknya menyarankan agar petugas mencari kontak. Baik kontak melalui nomor telepon atau media sosial yang bersangkutan. “Namun jika pihak keluarga bersedia memberikan keterangan akan data yang bersangkutan, maka bisa dikuatkan dengan paraf di kolom keterangan. Intinya agar data nya dapat dipertanggung jawabkan serta ada dasarnya,” tutur John.

Baca juga :  Rapid Test Ketiga, Kapolres Karangasem Tegang Sampai Begini

Ikut menanggapi, Komisioner Divisi Data KPU Karangasem, Ni Luh Kusmirayanti, yang berjanji akan ikut membatu masyarakat dengan kendala tersebut, dengan berkordinasi dengan Disdukcapil. Pihaknya akan berupaya maksimal dan menargetkan data pemilihan yang nanti dihasilkan agar benar-benar mendekati sempurna. “Saya akan terus koordinasikan,” tegasnya.

Sementara Ketua KPU Karangasem, Krisna Adi Widana, menekankan pemutahiran data pemilih jelang Pilkada Karangasem bukan saja tanggung jawab KPU. Melainkan dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan serta dengan melakukan pengecekan secara mandiri. “Ini memerlukan kerjasama semua pihak untuk dapat menyukseskan pemutahiran data dan Pilkada nanti,” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 di Karangasem Jadi 7

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini