Jukung Alami Kerusakan Mesin, Empat Nelayan Berhasil Diselamatkan

0
9
Picsart 07 18 05.06.34
EVAKUASI - Empat nelayan yang berhasil dievakuasi Tim SAR setelah jukungnya alami kerusakan. DenPost/istimewa

Benoa, DenPost

Basarnas Bali berhasil mengevakuasi empat orang nelayan yang jukungnya mengalami kerusakan mesin, Sabtu (18/7/2020) siang. Para nelayan tersebut melaut sekitar pukul 13.00 wita dari Pelabuhan Benoa. Berselang 1 jam, jukung yang mereka gunakan mengalami patah baling-baling di perairan Tanjung Benoa.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) memperoleh informasi sekitar pukul 14.15 wita dari Wayan Sudarta.
“Menurut laporannya baling-baling motornya patah karena ombak besar, beruntung lokasinya tidak terlalu jauh dan bisa cepat ditemukan,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada.

Baca juga :  Dewan Badung Rekomendasikan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19

Usai menerima laporan, enam orang personel dikerahkan ke lokasi dengan menggunakan RIB. Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit menuju lokasi jukung tersebut. Pukul 14.45 wita tim SAR gabungan nelayan tersebut.
Akhirnya pada pukul 15.20 wita seluruh tim dan keempat nelayan itu merapat di dermaga apung KN SAR Arjuna 229.

Diketahui identitas mereka atas nama Yudi (25), Bagus (35), Dedi (36) dan Yogi (38). “Semua nelayan dalam keadaan selamat dan terlihat kondisinya baik,” bebernya. Darmada kembali mengingatkan kepada nelayan atau masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan agar menggunakan pelampung untuk keselamatan. “Tak kalah pentingnya agar memperhatikan cuaca, gelombang, arus dan angin kencang sebelum melaut,” sarannya. (113)

Baca juga :  Di Badung, Satu WNI Positif Covid-19

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini