Di Buleleng, Satu PDP Bergejala Covid-19 Meninggal Dunia

0
13
Di Buleleng, Satu PDP Bergejala Covid-19 Meninggal Dunia
PENGUBURAN - Proses penguburan pasien terkonfirmasi covid-19 yang meninggal dunia pada Minggu (18/7/2020).

Singaraja, DenPost

Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Buleleng melaporkan seorang  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif covid -19 meninggal dunia. Pasien kode PDP 140 ini adalah laki-laki berumur 30 tahun dan  dinyatakan meninggal dunia Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 08.45 saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas, Kecamatan Sawan.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19, Gede Suyasa, mengatakan, dari rekam medik dan penelusuran oleh tim pengawasan di lapangan menyebutkan pasien ini awalnya mengalami sakit demam, batuk dan tidak mengeluarkan dahak dari tenggorokanya. Pasien ini pertama kali beobat di salah satu rumah sakit swasta di Buleleng pada 6 Juli 2020 lalu. Selang beberapa hari kemudian, pasien pindah ke rumah sakit swasta lain. Saat diperiksa pasien menunjukkan gejala yang mendekati terinfeksi covid -19 dan memiliki penyakit penyerta pada paru-parunya, sehingga dirujuk ke RSUD. “Ini kasus pertama yang kita temukan pasien dengan gejala covid-19 meninggal dunia, dan kita berharap ini kasus yang terakhir dan tidak ada lagi penambahan pasien yang meninggal dunia,” katanya.

Baca juga :  Perbaiki Pompa Air, Petugas Engineering Tewas Kesetrum 

Setelah dilakukan rapid test hasilnya reaktif. Pasien kemudian dinyatakan sebagai PDP bergejala dan dirujuk ke Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas, Kecamatan Sawan untuk menjalani pengobatan lanjtan. Sampai tanggal 17 Juli 2020 lalu, tim medik sudah melakukan dua kali test spesimen swab PCR dengan hasil terkonfirmasi positif covid-19.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, tim yang bertugas mengurus jenazah pasien melakukan penguburan jenazah dengan mengikuti protokol pemakaman pasien covid-19. Jenazah hari itu juga dikubur di setra (kuburan-red) di daerah asal pasien. “Tim penguburan jenazah dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap bersama BPBD dan Satpol-PP sudah mengubur jenazah hari itu juga dengan diikuti pihak keluarga pasien,” jelasnya.

Baca juga :  Minggu Petang, Jenazah Kapten Kadek Udi Suardiasa Tiba di Gerokgak

Menurut Gede Suyasa, dengan kasus ini, tim pengawasan masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber pasien ini tertular covid-19. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini