Layang-layang Jatuh di Gardu Iduk, Dewa Terancam Ini

0
72
Picsart 07 20 06.43.47
DITANGKAP - Penghobi layang-layang, Dewa Ketut Sunardiya (51) ditangkap polisi karena layangannya jatuh di atas gardu induk PT Indonesia Power.

Sanur, DenPost

Gara-gara hobi bermain layang-layang, Dewa Ketut Sunardiya (51) terancam hukuman 5 tahun penjara. Pasalnya, layang-layang yang dia terbangkan jatuh di atas gardu induk PT Indonesia Power, Jalan by-pass Ngurah Rai Pesanggaran, Pedungan, Denpasar Selatan.

Akibat layangan pria yang tinggal Jalan Pelabuhan Benoa Gang Rajawali, Pesanggaran itu, sekitar 71 ribu pelanggan PLN di Bali Selatan mengalami mati listrik dan gardu induk rusak.

Kapolresta Denpasar, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, mengatakan awalnya pada, Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 15.00 Wita, tersangka bersama anak angkatnya menaikan layang – layang bebean di lokasi tanah kosong dekat rumahnya di Jalan Pelabuhan Benoa Gang Raja Wali No. 10 X, Pesanggaran, Denpasar Selatan.

Baca juga :  Belum 24 Jam, Petisi Bebaskan Jerinx Tembus 35 Ribu

Setelah layangan tersebut diterbangkan dengan panjang tali kurang lebih 150 meter, kemudian tersangka mengikat tali layangan di pohon singapur. “Tersangka lantas pulang. Selanjutnya pada pukul 16.24 Wita, terjadi gangguan listrik yang berdampak padamnya pelanggan PLN di wilayah Kuta, Denpasar Selatan dan Denpasar Timur, sebanyak 71.121 pelanggan,” beber Kombes Avitus, Senin (20/7/2020).

Setelah diselidiki, ternyata gangguan listrik itu disebabkan karena layang-layang tersangka terjatuh tepat di Bus Bar 150 KV Gardu Induk (GI) Pesanggaran yang mengakibatkan padamnya 3 trafo gardu induk dan pembangkit gas di Pesanggaran. “Gangguan tersebut terjadi 5 jam. Dengan kerugian puluhan juta rupiah,” imbuhnya.

Baca juga :  Sanglah Rawat Tiga WNA Diduga Terjangkit Corona, Satu Negatif

Lalu, pihak PT. Indonesia Power melapor ke Polsek Densel. Kemudian pada, Senin (20/7/2020), sekira pukul 12.30 Wita, Team Opsnal Polsek Densel mengamankan tersangka di rumahnya. Setelah dinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. “Tersangka kami jerat dengan Pasal 188 KUHP Sub pasal 409 KUHP, (1) Dengan hukuman pidana penjara selama-lamanya lima tahun Sub pidana kurungan satu bulan,” tegasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini