Karena Ini, Pesepeda Dilarang Masuk Tol

0
9
Picsart 07 21 12.40.05
EDUKASI PESEPEDA - Sejumlah petugas patroli jalan raya saat mengedukasi seorang pesepeda agar tidak masuk ke jalan tol.

Kuta, DenPost

Keindahan panorama di sekitar jalan Tol Bali Mandara memang sangat menarik. Tidak terkecuali bagi para penghobi pesepeda gayung yang belakangan semakin ngetrend. Namun sayang, keinginan pencinta gowes ini tidak bisa tercapai karena ternyata sepeda gayung dilarang masuk tol.

Humas PT Jasamarga Bali Tol selaku pengelola Tol Bali Mandara, Putu Gandhi Ginantra, dikonfirmasi tidak menampik dalam 3 bulan terakhir beberapa pesepeda memang diketahui ingin mencoba lewat ke jalan tol. Seperti yang beberapa kali ditemukan petugas jaga di dua gerbang tol, yakni di titik Benoa dan Ngurah Rai.

Baca juga :  Bangkitkan Ekonomi Krama, LPD Kedonganan Buka Tekad

Kondisi jalan tol yang relatif sepi akibat dampak Covid-19 diperkirakannya menjadi salah satu yang membuat para pesepeda ingin mencoba suasana di jalan tol. Di samping itu, masyarakat juga tidak semuanya mengetahui kalau jalan tol tidak diperkenankan dilewati selain kendaraan bermotor. Hal tersebut kata Gandhi, sudah menjadi ketentuan di jalan tol, dan diatur dalam perundang-undangan.

“Yang boleh lewat ke jalan tol hanya kendaraan bermotor, itu sudah ada aturannya. Kami harap masyarakat bisa memahami hal ini, sebab ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ungkapnya, Selasa (21/7/2020). (113)

Baca juga :  Cegah Pungli Merebak di Masyarakat, Begini yang Dilakukan Badung

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini