Bali Temukan Terapi Penyembuh OTG

0
12
Bali Temukan Terapi Penyembuh OTG
Gubernur Bali Wayan Koster

Denpasar, DenPost
Gubernur Bali Wayan Koster mengungkap fakta baru mengenai penanganan covid-19 (virus corona) di Pulau Dewata. Data pada Selasa (21/7/2020), tingkat kesembuhan pasien mencapai 74 persen. Yang menarik, Koster mengklaim telah menemukan terapi penyembuhan untuk orang tanpa gejala (OTG) yang positif covid-19.

“Kita punya usaha baru yang diterapkan ke OTG. Di tempat karantina, mereka di-treatment (dirawat) dengan bahan dari arak bali,” terang Gubernur.

Menurut dia, ramuan penyembuh itu ditemukan oleh peneliti, Prof.Gelgel. Ramuannya berbahan dasar arak bali yang dicampur dengan ekstrak jeruk limao dan minyak kayu putih, kemudian didestilasi atau disuling. “Ini efektif sekali. Kalau yang baru positif, hari ketiga saja sembuh,” ungkap Koster.

Baca juga :  Cadangan Energi Tipis, Koster Minta Raperda RUED-P Segera Dibahas

Keyakinan itu, menurut dia, berdasarkan hasil uji coba awal Juli. Terhadap 19 OTG yang diuji-coba, sebanyak 15 OTG ternyata sembuh. Secara konsisten, terapi itu efektif menyembuhkan hingga 80 persen. Atas temuan ini, Koster mengaku semakin optimis jika kasus covid-19 dapat segera dikendalikan.

Gambaran tentang terapi uap arak ini, menurut Gubernur Koster, berupa ramuan yang dihirup, bukan diminum. Praktiknya seperti terapi nebulasi. Bukan saja bagi OTG, ramuan ini juga efektif meningkatkan imun tubuh orang sehat.

Baca juga :  Perumda Tegaskan Pasar Tradisional di Denpasar Tetap Buka

Bahkan Koster menyebut bahwa dia telah mencoba melakukan terapi itu secara mandiri. Terapi lainnya, dia mengonsumsi seduhan kopi tanpa gula yang dicampur arak bali. Memandang dalam konteks yang lebih luas, bila ramuan ini dilegalkan, maka potensial menjadi industri baru. Potensi itu juga didukung Pergub No.1 Tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali. “Pergub ini membawa rejeki. Industri arak tak saja berkembang jadi minuman, dan Astungkara jadi bermanfaat jadi usadha,” ungkapnya.

Baca juga :  Rendah, Pengaduan Masyarakat ke Ombudsman Soal Dampak Covid-19

Mengenai kasus Covid-19 saat ini, Koster menerangkan bahwa OTG sedang mendominasi. Penambahan kasus seminggu terakhir ini didominasi 80 persen hingga 90 persen OTG. Secara fisik, mereka terbilang sehat, sehingga diarahkan menjalani karantina, baik difasilitasi pemerintah maupun secara mandiri. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini