Kembangkan Eko Wisata di Pantai Timur, Desa Adat Kedonganan Lakukan Ini

0
5
Picsart 07 22 06.48.35
TANAM MANGROVE - Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha, bersama masyarakat dan komponen terkait saat menanam mangrove di Pantai Timur Kedonganan.

Kuta, DenPost

Desa Adat Kedonganan terus melakukan inovasi dalam menata dan mengembangkan potensi wilayahnya. Selain kawasan pantai barat, kini yang menjadi target adalah kawasan pantai timur. Di mana, kawasan ini akan ditata menjadi Eko Wisata Mangrove.

Terkait hal ini, pihak desa adat bersama konponen terkait lainnya, Selasa (21/7/2020), melakukan penanaman pohon mangroove di kawasan timur Pantai Kedonganan.

Kegiatan yang diparkarsai Desa Adat Kedonganan ini, melibatkan warga tiga kelompok nelayan yang ada di sana. Seperti Kelompok Nelayan Segara Ayu, Ulam Sari, serta Wana Segara kertih sebagai motor penggerak lokomotif pengembangan mangroove ke depan. Ikut juga terlibat dalam aksi ini dari mahasiswa Unud, penglingsir dan kelompok masyarakat, serta dari Tahura Ngurah Rai.

Baca juga :  Persiapkan Era Normalitas Kehidupan Baru Setelah Pandemi Covid-19, Badung Lakukan Ini

Bendesa Adat Kedonganan, I Wayan Mertha, memaparkan daerah timur Kedonganan merupakan kawasan yang memiliki potensi luar biasa. Selama ini, baru dimanfaatkan hanya untuk aktivitas nelayan. Padahal, potensi hutan mangrove seluas 1,3 hektar yang ada di kawasan ini, sangat potensial dikembangkan. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini