Sepi Penyeberang, Kapal Cepat di Pelabuhan Padang Bai Pilih Tak Beroperasi

0
7
Sepi Penyeberang, Kapal Cepat di Pelabuhan Padang Bai Pilih Tak Beroperasi
KAPAL CEPAT - Puluhan kapal cepat di Pelabuhan Rakyat Padang Bai pilih tak beroperasi karena sepi penumpang.

Amlapura, DenPost

Jasa penyeberangan kapal cepat di Pelabuhan Rakyat Padang Bai, Manggis hingga kini masih belum dibuka. Alasannya tak lagi perihal izin menyebrang, namun pihak perusahaan memilih menutup sebab wisatawan yang menyeberang masih sepi. Pihak perusahaan berencana membuka kembali saat kunjungan wisatawan manca negara kembali dibuka.

Kepala Kesyahbandaran Otoritas Penyeberangan (KSOP) Pelabuhan Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menuturkan, di Provinsi Bali memang sudah berlaku tatanan kehidupan era baru, dengan membuka objek wisata untuk wisatawan lokal sejak 9 Juli lalu. Namun  perusahaan jasa memilih tak beroperasi karena penyeberangan yang sepi. “Wisatawan lokal atau domestik yang ingin pakai jasa penyeberangan kapal cepat hanya ada 1 sampai 5 orang. Jumlahnya yang sedikit membuat pihak perusahaan memilih untuk tidak melayani,” jelas Eka. Terkait kondisi tersebut, untuk penumpang lokal atau domestik yang ingin menumpang kapal cepat ke Pulau  Nusa Penida  dialihkaan ke Kusamba, Klungkung.

Baca juga :  Pemuda yang Dituduh Nyuri Helm Ternyata Mengendarai Motor Sport

Ditanya terkait waktu buka, Eka menuturkan tak dapat memastikan sampai kapan perusahaan akan memilih menutup jasanya. Dia berharap pihak perusahaan segera membuka kembali penyeberangan, mengingat pelabuhan rakyat telah tutup sejak Maret 2020 lalu.

Untuk diketahui, ada sekitar 20 unit armada kapal cepat di pelabuhan Padang Bai. Puluhan kapal cepat tersebut biasa melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bai ke Gili Terawangan, dan Nusa Penida, Klungkung. Namun sejak 16 Maret 2020 lalu, Gubernur Nusa Tenggara Barat mengambil kebijakan untuk menutup penyeberangan ke 3 Gili di Lombok Utara, NTB. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19. (yun)

Baca juga :  Tajen di Halaman Rumah Warga, Ratusan Bebotoh Dibubarkan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini