Gubernur Koster: Gairahkan Perekonomian, Bali Buat Tiga Tahapan

0
12
Gubernur Koster: Gairahkan Perekonomian, Bali Buat Tiga Tahapan
Gubernur Bali Wayan Koster

Denpasar, DenPost
Bali membuat tiga tahapan untuk kembali menggairahkan perekonomian. Tahapan pertama membuka aktivitas masyarakat lokal sejak 9 Juli lalu. ‘’Tahap kedua dilakukan pada 31 Juli yang dimulai dengan pembukaan sektor pariwisata khusus untuk wisatawan nusantara,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat menjadi narasumber webinar ‘’Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru’’ yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi secara daring pada Rabu (22/7/2020).

Mantan anggota DPR-RI tiga periode ini menambahkan tahap ketiga dilaksanakan pada 11 September nanti untuk wisatawan mancanegara (wisman). Untuk persiapan pembukaan sektor pariwisata ini, Gubernur Koster menegaskan Pemprov Bali telah melakukan beberapa persiapan. Pertama: mengendalikan penanganan covid-19 dengan baik, sehingga wisatawan merasa nyaman. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kasus yang rendah, tingkat kesembuhan pasien yang tinggi, serta jumlah kematian yang minim. ‘’Kami sedang kami kerjakan secara progresif dengan tim di provinsi maupun kabupaten/kota,’’ tegas Gubernur yang mengikuti webinar dari Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar ini.

Koster juga telah menerbitkan surat edaran (SE) mengenai penerapan protokol tatanan kehidupan era baru dalam rangka aktivitas ini agar masyarakat lokal maupun masyarakat yang akan berkunjung ke Pulau Dewata betul-betul sehat, nyaman, dan aman. ‘’Saat ini gencar dilakukan sosialisasi sampai ke tingkat bawah bagi pelaku usaha pariwisata. Selain itu dilakukan proses sertifikasi bagi pelaku usaha di bidang pariwisata yang akan membuka aktivitas usaha, baik destinasi wisata, restoran, hotel dan daerah tujuan-tujuan wisata (DTW) lain,’’ jelas Gubernur.

Baca juga :  Perumda Pasar Denpasar Siap Songsong ‘’New Normal’’

Koster menegaskan, sertifikat ini diberikan bagi destinasi wisata yang telah siap dan sanggup menjalankan protokol tatanan kehidupan era baru. Pihaknya juga terus memantau kesiapan pelaku pariwisata agar betul-betul tertib dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat membuka webminar mengatakan pandemi covid-19 berdampak luas terhadap penurunan pariwisata dan perolehan devisa. Menurutnya, BPS pada Mei mencatat pariwisata mengalami penurunan hampir 100 persen. Sebanyak 180 ribu tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merasakan dampaknya, dan 2.000 hotel mengalami pemberhentian operasional yang menyebabkan penurunan permintaan terhadap bahan baku produksi. ‘’Oleh karena itu mari kita sama-sama memulai ini dengan mencoba melakukan pada turis domestik. Kita naikkan secara bertahap angka itu sampai ke 70 persen,’’ tegasnya.

Baca juga :  Diresmikan, Gedung Mapolda Bali Senilai Rp 41 M "Dihujani" Ribuan Kembang Api

Luhut mengaku senang bahwa ada daerah seperti Bali yang secara bertahap mulai pariwisata. ‘’Pak Gubernur Koster mengingatkan saya mulai membuka Nusa Dua dan Bali untuk turis domestik. Saya juga berupaya hadir di kesempatan itu,’’ bebernya.

Luhut berpesan agar pemda menjamin keselamatan pekerja wisata dan masyarakat sekitar serta mengingatkan untuk mematuhi prokes. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio yang menjadi keynote speaker mengatakan syarat utama untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata yakni menjalankan prokes. ‘’Salah satunya adalah di Provinsi Bali yang saya dan Pak Gubernur sendiri saksikan persiapannya. Saya cukup yakin dalam pelaksanaannya mudah-mudahan selalu disiplin ke depan,’’ tandasnya. (wir)

Baca juga :  Terancam Hukuman Mati, Begini Ekspresi Pasangan Lesbi Asal Jatim

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini