Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap

0
7
Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap
NARKOBA - Kasatnarkoba Iptu I Nyoman Sudarma memperlihatkan tersangka kasus narkoba bersama barang buktinya. DenPost/ist

Bangli, DenPost

Beberapa kali dipenjara karena kasus narkoba, rupanya tak membuat Muhamad Syarif kapok. Setelah dua tahun menghirup udara bebas, pria 36 tahun kelahiran Jakarta tersebut kembali berulah. Syarif kembali dibekuk jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bangli, lantaran kedapatan mengambil tempelan narkoba jenis ganja dan sabu-sabu (SS) di Jalan Merdeka, Banjar Gaga, Desa Taman Bali, Bangli Selasa (21/7) lalu.

Dari penangkapan itu, barang bukti berupa dua linting yang diduga Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja dengan berat masing-masing 1,18 gram bruto atau 0,58 gram netto dan 1,15 gram bruto atau 0,55 gram netto, dua lembar sobekan kertas rokok bekas lintingan ganja, diamankan petugas.

Baca juga :  Ternyata, Ini Pencuri Sapi di Pengootan, Bangli

Selain itu setelah dilakukan penggeledahan, polisi juga mendapatkan barang bukti berupa satu buah plastik klip bening yang berisi serbuk kristal yang diduga Narkotika golongan I jenis sabu dengan berat 0,61 gram bruto atau  seberat 0,50 gram netto, yang disimpan di saku celananya.

Kasatnarkoba Iptu I Nyoman Sudarma, mengatakan, pria dengan alamat  Jl Kamboja No 27 A, Kelurahan Dauh Peken Tabanan itu ditangkap saat akan mengambil paketan tersebut. Tersangka  juga merupakan residivis kasus yang sama dan pernah mendekam di Lapastik, Buungan, Susut, Bangli, dan bebas 2018 lalu.Tak sampai di situ, mantan napi ini sebelumnya pernah ditangkap di Denpasar oleh Polresta Denpasar dan  oleh hakim divonis 4 tahun penjara. “Tersanga kala itu sempat dilayar dari Lapas Kerobokan ke Lapas Tabanan. Nah begitu sampai di Tabanan, dia berulah lagi dengan kedapatan memasukan batangan ganja ke dalam lapas,” sebut Sudarma. Atas ulahnya, Syarif kembali diadili dan divonis 5 tahun lagi, sehingga tersangka menjalani hukumannya selama 9 tahun.

Baca juga :  Napi Penerima RU II di Bangli Tak Langsung Bebas

Dari interogasi, kurir sekaligus pengguna ini mengaku mendapat barang haram itu dari seseorang berinisial MS yang berada di Lapas Kerobokan. Dia diperintahkan mengambil paket narkoba tersebut di Bangli untuk dibawa ke Denpasar. “Jadi di sini (Bangli-red) dijadikan tempat untuk transaksi. Mungkin dianggap lebih aman dibandingkan Denpasar atau tempat lain. Indikasi itu sudah kami endus, sehingga begitu sampai di TKP langsung kami sergap,” bebernya. (128)

Baca juga :  Berkeliaran di Pasar Senggol, Belasan Gepeng Diciduk Pol. PP Klungkung

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini