Kawal Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah, Margi Tunggu Hasil Gelar

0
10
Kawal Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah, Margi Tunggu Hasil Gelar
I Ketut Margiana

Semarapura, DenPost
Kader Partai Perindo Klungkung, I Ketut Margiana, menegaskan bahwa dia sebagai pelapor bersama partai, terus mengawal penegakan kasus dugaan pemalsuan ijazah SMA oleh Nyoman Mujana, rekan separtainya. Sepekan lalu, kasus ini resmi ditangani Polda Bali.

Kata Margi, polisi telah turun ke Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung untuk mengumpulkan keterangan mengenai dugaan pelanggaran adminitrasi itu.

“Polisi turun ke Klungkung untuk minta keterangan Dinas Pendidikan Klungkung, minta keterangan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Klungkung (Nengah Suwitra), dan langsung ke rumah Pak Mujana,” ujarnya saat dihubungi Minggu (26/7/2020).

Baca juga :  Dapur Longsor Saat Masak, Darsi Langsung Lemas

Pria asal Desa Akah, Klungkung, ini menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil proses gelar perkara di Polda Bali. Sebelumnya, dia memberi keterangan dengan dilengkapi bukti dan keterangan saksi-saksi. Margi berharap agar kasus ini ditangani sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Bagi dia, langkah penegakan peraturan organisasi ini merupakan langkah pembentukan kader yang berkualitas. Hal tersebut sesuai dengan marwah partai, serta menjaga kepercayaan publik pada Partai Perindo. “Sebagai kader Partai Perindo, tentu saya juga punya tanggung jawab untuk menjaga nama baik partai di mata masyarakat. Laporan ini berdasarkan informasi serta data valid,” beber pria yang juga penyanyi Bali ini.

Baca juga :  Klungkung Tutup Lima Pasar Umum Usai Nyepi

Dalam sejumlah pemberitaan di media massa, Nyoman Mujana melalui kuasa hukumnya, dengan tegas mengatakan bahwa dugaan pemalsuan ijazah itu tidak benar. Dia juga mengungkapkan agar masalah ini diselesaikan secara internal partai.
Soal pernyataan itu, Margi enggan meresponsnya, sebab kasus ini telah ditangani polisi. Dia hanya menyebutkan bahwa dalam mediasi yang digelar Partai Perindo Tingkat Provinsi Bali, Mujana mengakui dugaan itu.

Baca juga :  Pasien Terakhir Sembuh, RSUD Klungkung Nihil Pasien Positif Covid-19

“Dalam mediasi kedua yang diprakarsai pimpinan kami di tingkat provinsi, jelas-jelas yang bersangkutan mengakui perbuatannya tersebut,” tutup Margi. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini