Suwirta Tagih Aset Candra di Nusa Penida

0
8
Suwirta Tagih Aset Candra di Nusa Penida
TINJAU ASET - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat meninjau aset milik mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra, yang telah dirampas negara, Minggu (26/7/2020).

Semarapura, DenPost

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, tak menyia-nyiakan kunjungannya di wilayah Nusa Penida selama tiga hari dari hari Jumat (24/7/2020) hingga Minggu (26/7/2020). Selain melakukan tatap muka dengan pelaku pariwisata di Lembongan dan mengunjungi beberapa objek wisata, Suwirta bersama Wabup Made Kasta dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Klungkung juga meninjau aset rampasan Kejaksaan Negeri Klungkung di Nusa Penida.

Aset rampasan yang ditinjau  berupa lahan seluas sekitar 90 are di Desa Bunga Mekar dan lahan sekitar 1,6 hektar di Desa Ped. Kedua aset tersebut dirampas pihak Kejari Klungkung dari tangan mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra yang telah divonis bersalah dalam  perkara korupsi, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca juga :  Pencuri di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Sempat Kepergok, Polisi Amankan Ini

“Ada dua aset rampasan di Nusa Penida yang dimohonkan oleh Pemkab Klungkung, dan saat ini masih berproses,” terang Kajari Klungkung, Otto Sompotan, di sela-sela peninjauan, Minggu (26/7/2020).

Berdasarkan tinjauan, aset tanah yang dirampas Kejari masih berupa tegalan dan belum didirikan bangunan. Warga setempat ada yang menanaminya  ketela, kelapa, dan tanaman lainnya yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

“Ini kerabat saya yang jual. Saya tidak tahu sekarang tanah ini bagaimana statusnya. Sementara saya tanami ketela, kelapa, dan pohon gamal untuk pakan ternak,” ujar I Wayan Tegeh,  salah seorang warga setempat yang sementara menggarap lahan rampasan tersebut.

Baca juga :  Suami Kerja, Istri Kepergok Berduaan di Kamar Dengan Mantan Pacar

Sementara itu, Suwirta berharap permohonan itu bisa disetujui sehingga dua bidang tanah yang dirampas negara itu bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Klungkung.

“Kita sudah mohonkan aset-aset ini supaya bisa  dikelola Pemkab, akan dimanfaatkan seperti apa, nanti akan kita pikirkan setelah ada izin dari Kejaksaan,” kata Suwirta. (119)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini